LAPORAN DARI CHINA

FOTO: Piala Sudirman Masih Sekadar Mimpi bagi Indonesia

CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Minggu, 26/05/2019 08:28 WIB

Nanning, CNN Indonesia -- Gelar Piala Sudirman kian dirindukan Indonesia setelah dikalahkan Jepang 1-3 pada babak semifinal di Nanning, China.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dipercaya turun sebagai wakil ganda putra menghadapi Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Kevin/Marcus mampu menunjukkan level permainan terbaik dan berhasil menekan Kamura/Sonoda nyaris di sepanjang laga. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Kevin/Marcus menyudahi laga dengan kemenangan 21-14 dan 21-18 sekaligus membuat Indonesia memimpin 1-0. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Gregoria Mariska yang diharapkan bisa memberikan kejutan di nomor tunggal putri tak mampu memberikan tekanan pada Akane Yamaguchi. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Akane Yamaguchi menang dua gim langsung 21-13 dan 21-13 sekaligus membuat Jepang menyamakan kedudukan 1-1. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Anthony Ginting yang turun di partai tunggal putra berhadapan dengan pebulutangkis nomor satu dunia Kento Momota. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Serangan-serangan Anthony Ginting sukses merepotkan Kento Momota di sepanjang laga berlangsung. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Kento Momota beberapa kali terlihat kesulitan menghadapi pola permainan Anthony Ginting. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Namun Anthony Ginting juga melakukan sejumlah kesalahan sendiri yang memberikan keuntungan besar bagi Kento Momota. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Anthony Ginting akhirnya kalah 17-21 dan 19-21 dan membuat Indonesia tertinggal 1-2. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu diharapkan bisa memperpanjang napas Indonesia yang tengah tertinggal 1-2 berhadapan dengan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Sejumlah pemain Indonesia yang harap-harap cemas melihat rekan-rekannya bertanding di lapangan. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu sempat mengajukan protes pada keputusan wasit di akhir gim kedua. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
Meski telah berusaha sekuat tenaga, Greysia/Apriyani harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 15-21 dan 17-21. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)