Daud Yordan Berencana Kembali Naik Ring 6 Juli di Jerman

CNN Indonesia | Selasa, 28/05/2019 02:30 WIB
Daud Yordan Berencana Kembali Naik Ring 6 Juli di Jerman Daud Yordan bakal kembali naik ring pada 6 Juli di Jerman. (Reuters/Andrew Couldridge)
Jakarta, CNN Indonesia -- Petinju Indonesia, Daud 'Cino' Yordan bakal kembali naik ring pada 6 Juli mendatang di Jerman. Saat ini Daud tengah berlatih di Logrono, Spanyol sejak awal Mei lalu.

Presiden Direktur Mahkota Promotion, Gustiantira Alandy mengatakan saat ini Daud ditangani pelatih asal Spanyol, Inigo Marin. Ini sesuai dengan kebutuhan program Duad yang membutuhkan lebih banyak latihan di luar negeri seperti ketika jelang lawan Anthony Crolla, November 2018 lalu.

"Program di Spanyol ini lebih ke arah pengembalian kondisi fisik karena terakhir Daud main lawan Crolla sudah cukup lama. Tapi sekarang kondisi Daud itu bagus. Sangat siap, karena dia sejak di Indonesia pun terus berlatih," jelas Gustiantira.


Meski calon lawan sudah dipastikan 90 persen, pria yang akrab disapa Tira masih belum mau menyebutkan nama.

Daud Yordan Berencana Kembali Naik Ring 6 Juli di JermanDaud Yordan saat dikalahkan Anthony Crolla. (Reuters/Andrew Couldridge)
Pastinya, lawan Daud nanti berasal dari Eropa dan kemungkinan besar dari Jerman, tempat dilangsungkannya pertarungan.

"Kenapa kami belum bilang namanya karena kami masih negosiasi untuk perebutan titel. Nah terkait tittle fight kami harus bernegosiasi dulu dengan badan tinjunya kan, dalam hal ini kami lagi usahakan dengan WBC. Ya, kemungkinan calon lawannya dari Jerman," ungkapnya.

Mahkota Promotion saat ini masih bernegosiasi dengan WBC (World Boxing Council) terkait title pertarungan. Tira mengatakan masih berupaya supaya pertarungan tersebut dalam rangka perebutan gelar juara dunia untuk nomor lightweight.

"Kemarin juga dapat penghargaan kan dari WBC. Dan kami buka komunikasi dengan mereka."

"Bukan hanya untuk Daud, tapi untuk petinju-petinju Indonesia lainnya. Karena Daud sendiri sebetulnya sudah pernah tarung di badan tinju berbeda, IBO, WBA, WBO," terang Tira. (TTF/bac)