Ferguson: Khabib Perlu Dihajar, McGregor Berengsek

CNN Indonesia | Senin, 10/06/2019 14:17 WIB
Ferguson: Khabib Perlu Dihajar, McGregor Berengsek Tony Ferguson menantang Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan juara dunia interim kelas ringan UFC, Tony Ferguson, mengungkapkan kekesalan terhadap Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor karena hingga kini tidak memiliki kepastian lawan.

Ferguson semula menjadi salah satu dari tiga calon lawan Khabib di UFC 242. Petarung 35 tahun itu bersaing dengan Dustin Poirier dan McGregor untuk menjadi lawan Khabib.

Khabib kemudian memilih Poirier sebagai lawan di UFC 242 yang akan digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 7 September mendatang. Keputusan Khabib membuat Ferguson kesal. Petarung yang memiliki rekor 12 kemenangan beruntun di UFC itu merasa pantas mendapatkan peluang melawan Khabib.


"Saya menang 12 kali beruntun, saya seharusnya mendapatkan peluang. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan di divisi ini untuk mendapatkan peluang. Ini turnamen round robin, tapi saya lelah menjalaninya," ujar Ferguson dikutip dari MMA Junkie.

Tony Ferguson menantang Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor.Tony Ferguson menantang Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor. (REUTERS/Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports)
Ferguson masih menjadikan Khabib sebagai pilihan utama untuk dilawan di UFC. Pasalnya, Ferguson percaya diri bisa memberi Khabib kekalahan pertama di UFC. Khabib belum terkalahkan dari 27 pertarungan profesional, termasuk 11 di UFC.

"Jika Dustin Poirier tidak bisa bertarung, saya akan melakukannya. Tiramisu [Nurmagomedov] harus dihajar, dia butuh dua pukulan ke perut dari saya," ucap Ferguson.

Ferguson: Khabib Perlu Dihajar, McGregor Berengsek
Ferguson hampir bertarung dengan Khabib pada 2014. Namun, pertarungan keduanya gagal terjadi setelah Khabib dinyatakan cedera. Kini setelah kembali gagal melawan Khabib, Ferguson mengaku tidak masalah jika harus melawan McGregor.

Ferguson mengaku menghormati McGregor, yang kali terakhir bertarung di UFC saat dikalahkan Khabib pada Oktober 2018. Tapi, Ferguson tidak suka dengan gaya McGregor di luar oktagon.

"Saya menghormati McGregor sebagai atlet. Sebagai pribadi, saya pikir dia berengsek. Saya punya manajemen baru saat ini, jadi tidak perang kepentingan. Kami di sini untuk saling menghajar," ujar Ferguson.

Pertarungan terakhir Ferguson adalah ketika mengalahkan Donald Cerrone pada UFC 238, 8 Juni lalu. Ketika itu Ferguson menang di ronde kedua. (har/ptr)