Najila Alami Mimpi Buruk Usai Kasus Dugaan Pemerkosaan Neymar

CNN Indonesia | Selasa, 11/06/2019 17:27 WIB
Najila Alami Mimpi Buruk Usai Kasus Dugaan Pemerkosaan Neymar Neymar tersangkut dugaan kasus pemerkosaan terhadap seorang wanita asal Brasil. (REUTERS/Stephane Mahe)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wanita asal Brasil, Najila Trindade Mendes de Souza, mengaku dilanda mimpi buruk usai kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Neymar mencuat ke publik.

Dugaan kasus pemerkosaan Neymar mencuat ke publik pada awal Juni lalu. Ketika itu, Najila yang identitasnya masih dirahasikan mengaku diperkosa dan diserang oleh Neymar di sebuah hotel di Paris, Prancis, 31 Mei lalu.

Namun, klaim Najila dibantah oleh Neymar lewat video yang diunggah melalui akun Instagram miliknya, dua hari berselang. Di dalam video itu, Neymar menyertakan bukti pembicaraan dan foto dari Najila.


"Saya tidak merasa sekarang adalah saat yang tepat untuk terus berbicara dan mengekspos diri sendiri," ujar Najila saat diwawancarai Domingo Espectacular seperti dilansir Marca.

Najila Alami Mimpi Buruk Usai Kasus Dugaan Pemerkosaan NeymarNeymar saat mendatangi kantor kepolisian di Brasil. (REUTERS/Lucas Landau)
"Keadaan saya tidak baik. Saya terserang panik dan tidak bisa merawat putra saya. Saya sulit tidur, saya susah makan, dan berat badan saya berkurang 10 kilogram sepekan terakhir," ia melanjutkan.

Najila juga mengklaim dirinya jadi sasaran kejahatan setelah identitasnya muncul ke publik. Ia mengaku dianiaya dan ada pencuri yang masuk ke apartemen miliknya.

Najila Alami Mimpi Buruk Usai Kasus Dugaan Pemerkosaan Neymar
"Saya dan keluarga saya telah dianiaya. Mereka datang ke apartemen saya, mereka telah mencuri banyak barang berharga termasuk laptop anak saya. Mereka memfitnah saya," kata Najila.

Dugaan kasus pemerkosaan yang dilakukan Neymar ini sendiri masih terus berlanjut. Bintang Paris Saint-Germain itu pun sudah mendatangi kantor polisi di Sao Paulo untuk memberikan keterangan, beberapa waktu lalu.

Najila sendiri lebih dulu mengungkapkan kronologi kejadian yang menimpanya, 31 Mei lalu. Setelah itu, Neymar datang dengan pengacara ke kantor polisi dan tampak sulit berjalan akibat cedera yang dialaminya saat timnas Brasil melawan Qatar dalam laga uji coba jelang tampil di Copa America 2019. (jal/nva)