Pelatih Brasil Sarankan Neymar ke Klub yang Menyenangkan

ttf, CNN Indonesia | Selasa, 18/06/2019 21:36 WIB
Pelatih Brasil Sarankan Neymar ke Klub yang Menyenangkan PSG siap melepas Neymar dengan harga yang pantas. (REUTERS/Stephane Mahe)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih timnas Brasil Adenor Leonardo Bacchi atau yang akrab disapa Tite menyebut telah berbicara dan meminta Neymar agar bermain di klub yang bisa membuat bahagia.

Saat ini, Neymar dikabarkan bakal pindah dari Paris Saint-Germain (PSG) setelah dua tahun bergabung. Pemain yang mengawali karier profesional di klub Santos itu dikaitkan kembali ke Barcelona, klub yang pernah ia bela sejak 2013 hingga 2017, sebelum pindah ke PSG.

Menurut Globo Esporte yang dikutip Sportskeeda, Barcelona mungkin bakal membayar €100 juta atau sekitar Rp1,6 triliun kepada PSG untuk memboyong penyerang Timnas Brasil itu kembali ke Camp Nou.


"Saya akan pergi ke tim di mana saya selalu merasa bahagia baik sebagai pribadi, sebagai manusia dan sebagai keluarga, karena di sana saya akan secara profesional lebih baik," ucap Tite.

Pelatih Brasil Sarankan Neymar ke Klub yang MenyenangkanNeymar mengalami cedera dalam masa persiapan menjelang Copa America 2019. (REUTERS/Ueslei Marcelino)
"Itu adalah situasi yang sangat khusus. Ini adalah masalah profesional. Ini ada hubungannya dengan perasaan baik dan bahagia," lanjutnya.

Neymar menjadi salah satu pemain yang cukup santer diberitakan dalam bursa transfer awal musim 2019/2020. PSG mengaku siap melepas Neymar, sementara Barcelona dan Real Madrid disebut sebagai klub yang meminati pemain 27 tahun tersebut.

Pelatih Brasil Sarankan Neymar ke Klub yang Menyenangkan
Pemain termahal di dunia itu pun tersangkut kasus luar lapangan pada paruh kedua musim 2018/2019, seperti dugaan perkosaan dan aksi pemukulan kepada suporter. Selain itu pemain yang turut membawa Brasil juara Olimpiade 2016 juga absen dalam jangka waktu panjang karena cedera.

Neymar bahkan absen membela Brasil dalam ajang Copa America 2019 karena mengalami cedera pergelangan kaki pada saat persiapan. Kendati tanpa Neymar, Tite menegaskan Tim Samba tetap optimistis meraih gelar di hadapan suporter Brasil.

"Terpenting adalah tidak memberikan kesempatan untuk memberi lawan ide tentang cara kami bermain. Kami tidak ingin membuat kemudahan bagi lawan, karena para pemain tahu siapa yang akan bermain," ucapnya. (jal)