Satu Orang Ditangkap Terkait Kematian Emiliano Sala

nva, CNN Indonesia | Kamis, 20/06/2019 07:52 WIB
Satu Orang Ditangkap Terkait Kematian Emiliano Sala Foto Emiliano Sala diacungkan suporter Nantes. (REUTERS/Stephane Mahe)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi Dorset, Inggris, menangkap satu orang yang diduga melakukan pembunuhan sebagai bagian dari penyelidikan kematian Emiliano Sala pada Januari 2019.

Inspektur Detektif Simon Huxter dari tim investigasi kejahatan utama Kepolisian Dorset mengatakan seorang pria berusia 64 tahun dari North Yorkshire ditangkap pada Rabu (19/6). Namun pria tersebut sudah dibebaskan seiring penyelidikan yang berlanjut.

Setelah jenazah Sala ditemukan di dalam laut dan dibawa ke darat, pada Februari, polisi Dorset telah melakukan penyelidikan dan peninjauan untuk mengungkap fakta termasuk bekerja sama dengan lembaga mitra seperti otoritas penerbangan sipil.


Satu Orang Ditangkap Terkait Kematian Emiliano SalaSuporter Nantes ketika menghadiri malam doa bersama untuk Emiliano Sala. (AP Photo/David Vincent)
"Sebagai bagian dari penyelidikan ini, kami mempertimbangkan keberadaan bukti ada dugaan kriminalitas dan sebagai hasil dari penyelidikan pada Rabu 19 Juni 2019, kami menangkap seorang pria berusia 64 tahun dari daerah North Yorkshire atas dugaan kecurigaan pembunuhan yang merupakan tindakan melanggar hukum," kata Huxter dikutip dari Reuters.

"Dia telah membantu dengan menjawab pertanyaan kami dan telah dibebaskan dari tahanan," sambungnya.


Sala tewas dalam perjalanan menggunakan pesawat jenis turbin tunggal Piper Malibu ketika ingin menuju Cardiff dari Nantes 21 Januari. Penyerang asal Argentina itu memang baru menandatangani kontrak untuk pindah dari Nantes ke Cardiff pada bursa transfer awal tahun 2019.

Satu Orang Ditangkap Terkait Kematian Emiliano Sala
Pesawat yang dipiloti David Ibbotsan hilang dalam radar di Selat Inggris sebelum diketahui bahwa pesawat terjatuh.

Sempat dihentikan sesaat, proses pencarian jenazah kemudian berlanjut secara pribadi dan bangkai pesawat ditemukan pada 3 Februari. Setelah itu ditemukan pula jenazah Sala.

Sala telah dimakamkan di kota kelahirannya di Progreso, provinsi Santa Fe, Argentina, 16 Februari.

Sepeninggal Sala, Nantes pun mempensiunkan nomor punggung 9 sebagai bentuk penghormatan kepada Sala yang menggunakan nomor tersebut selama membela Nantes sejak 2015. (nva)