Eks Petinju Inggris Curigai Pacquiao Pakai 'Obat-obatan'

CNN Indonesia | Minggu, 21/07/2019 11:03 WIB
Eks Petinju Inggris Curigai Pacquiao Pakai 'Obat-obatan' Ricky Hatton pernah dikalahkan Manny Pacquiao di MGM Grand Arena pada 2009. (Al Bello/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan petinju asal Inggris Ricky Hatton menduga Manny Pacquiao yang akan melawan Keith Thurman dalam perebutan gelar WBA Super kelas welter di MGM Grand Garden Arena, Minggu (21/7), menggunakan obat-obatan untuk meningkatkan performa di atas ring.

Hal tersebut diungkapkan Hatton saat berbicara kepada Daily Star terkait banyaknya atlet yang gagal dalam tes obat-obatan. Termasuk Jarrel Miller yang menggunakan doping sehingga batal bertarung dengan Anthony Joshua.

Hatton yang juga Mancunian itu mengatakan satu-satunya petinju yang ia curigai menggunakan obat-obatan adalah Pacquiao. Hatton yang pernah dikalahkan Pacquiao pada 2009 di ronde kedua menyebut petinju asal Filipina tersebut tidak pernah gagal dalam tes obat-obatan.


Dalam kariernya Pacquiao diliputi banyak rumor, termasuk soal obat-obatan yang kemudian bisa ia bantah. Isu itu muncul karena progres signifikan Pacquiao sejak memulai karier di kelas terbang junior.

Dari kelas 106 pound Pacquiao melompat ke kelas bulu super (130 pound), dan menang atas Juan Manuel Marquez pada 2008. Prestasinya berlanjut dengan kemenangan TKO di kelas welter (147 pound) atas Oscar De La Hoya, sembilan bulan kemudian.

Manny Pacquiao hadapi Keith Thurman dalam perebutan gelar WBA Super kelas welter.Manny Pacquiao hadapi Keith Thurman dalam perebutan gelar WBA Super kelas welter. (Mandatory Credit: Joe Camporeale-USA TODAY Sports)
Saat ditanya soal rumor pernah diduga menggunakan obat-obatan, Hatton justru mencurigai Pacquiao.

"[Curiga] hanya dengan Pacquiao. Bukan berarti [saya] mengatakan dia pernah menggunakan obat-obatan, itu hanya rumor," ujar Hatton dikutip Daily Star.

Eks Petinju Inggris Curigai Pacquiao Pakai 'Obat-obatan'
Prasangka dari Hatton itu muncul karena adanya perbedaan performa Pacquiao saat melawan Del La Hoya, Margaritto, Cotto, lalu menghadapi Floyd Mayweather Jr pada 2015. Pada empat tahun lalu Pacquiao kalah angka dari Mayweather.

"Dia [Pacquiao] tidak tampil bagus melawan Mayweather, kemudian dia hanya menang angka, lalu menang angka lagi, setelah itu dikalahkan [Jeff] Horn, petinju Australia," ucap Hatton.

"Jika Anda ingin menjadi orang yang sinis, Anda bisa mengatakan apa yang salah di sana? Itu tidak terlihat bagus ketika Anda melihat yang seperti itu," Hatton menambahkan. (sry/sry)