Liga 1 2019 lagi-lagi mendapat sorotan. Kericuhan pascalaga Persela Lamongan vs Borneo FC merupakan buntut dari protes kedua klub atas kepemimpinan wasit Wawan Rapiko. Setelah wasit meniup peluit panjang bahkan suporter pun turut masuk ke lapangan dan menyerang salah satu perangkat pertandingan.
Lihat juga:BOPI Ancam Setop Liga 1 2019 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa suporter masuk ke lapangan usai laga Persela vs Borneo FC. (ANTARA FOTO/Syaiful Arif) |
Persija tidak mendapat penalti setelah handball Rio Saputra. Wasit Yudi Nurcahya mendiamkan dan tidak menggubris protes pemain Macan Kemayoran. PSIS membukukan kemenangan 2-1 dalam laga yang berlangsung pada pekan kedua Liga 1 2019.
Arema FC vs Persela Lamongan (27/5)
Tekel dari belakang yang dilakukan Hamka Hamzah kepada Alex dos Santos yang tidak diganjar kartu merah oleh wasit Dwi Susilo berujung pada ketidakpuasan Aji Santoso yang kala itu masih melatih Persela. Hamka mendapat kartu kuning dan laga berakhir dengan skor 3-2 untuk Arema.
Klub Bali United memprotes keras kepemimpinan wasit Iwan Sukoco. Dalam laga tandang menghadapi Barito Putera, dua gol Serdadu Tridatu dinyatakan offside oleh Iwan. Gol Ricky Fajrin dianulir karena dianggap melakukan pelanggaran lebih dahulu, sementara Melvin Platje dibatalkan lantaran dinilai offside. Dalam laga itu Bali United kalah 0-1.
PSS Sleman vs Semen Padang (25/7)
Wasit Armyn Dwi Suryathin memberi penalti untuk PSS Sleman setelah Kushedya Hari Yudo terjatuh. Dalam tayangan ulang, Yudo saat itu terjatuh tanpa adanya benturan dengan pemain Semen Padang. Eksekusi Brian Ferreira yang sukses membuat laga berakhir imbang 1-1. (mcf/bac)
Beberapa suporter masuk ke lapangan usai laga Persela vs Borneo FC. (ANTARA FOTO/Syaiful Arif)