Taufik Hidayat Diperiksa KPK, Icuk Sebut Risiko Jabatan

CNN Indonesia | Kamis, 01/08/2019 14:05 WIB
Taufik Hidayat Diperiksa KPK, Icuk Sebut Risiko Jabatan Taufik Hidayat memenuhi panggilan KPK sebagai saksi diduga terkait korupsi di Kemenpora. (AFP PHOTO / STR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Legenda bulutangkis Indonesia, Icuk Sugiarto menilai dipanggilnya Taufik Hidayat oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) adalah bagian dari risiko jabatan kala menjadi Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Taufik memenuhi panggilan KPK pada Kamis (1/8) sekitar pukul 10.00 WIB sebagai sanksi diduga terkait kasus suap di Kemenpora.

Icuk meminta kepada semua pihak untuk mendahulukan asas praduga tak bersalah kepada Taufik yang juga bagian dari bulutangkis Indonesia itu.


"Kan baru diperiksa sebagai saksi, dimintai keterangan saja. Kita pun harus menghargai asas praduga tak bersalah. Ya biasa, itu karena risiko jabatan, tapi kan belum tentu Taufik salah," kata Icuk kepada CNNIndonesia.com, Kamis (1/8).

Taufik Hidayat pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Icuk mengungkapkan sebagai seseorang yang pernah berkecimpung di Kemenpora, KPK membutuhkan keterangan Taufik.

"Terpenting jangan suuzan dulu. Hargai proses yang berlangsung dan mudah-mudahan tidak ada apa-apa. Saya dukung Taufik, kalau dia tidak salah tidak akan ada apa-apa," terangnya.

Sementara itu, legenda tinju Indonesia Chris John mengatakan tidak ada orang yang mau terlibat urusan dengan KPK. Meski tidak terlibat langsung, tapi rentetan permasalahan yang terjadi memungkinkan Taufik untuk diperiksa dan dimintai keterangan.

Meski begitu, Chris John tidak mau berprasangka buruk atas apa yang dialami Taufik saat ini. "Saya prihatin pastinya. Maka itu sejak awal terjun di politik yang buat saya jadi pikir-pikir, untung tidak jadi," tuturnya.

"Mudah-mudahan kasus seperti ini minim di dunia olahraga. Kita juga harus lebih hati-hati dalam mengambil kebijakan nantinya," ujar Chris John yang saat ini didapuk sebagai Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bidang Media dan Hubungan Internasional. (TTF)