Kapten Barito Putera itu pada Rabu (14/8) mendapat panggilan masuk dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia menjelang menghadapi Malaysia dan Thailand pada awal September.
Simon menegaskan pemain Timnas Indonesia memiliki tanggung jawab berbeda dengan pemain lain.
Rizky Pora ketika berduel dengan Adison Promrak. (AFP PHOTO / TED ALJIBE) |
Sebelum dicoret Simon, Rizky memiliki karier yang cukup apik bersama skuat Garuda. Sejak dipanggil Alfred Riedl pada 2014 untuk ajang Piala AFF, Rizky menjadi salah satu pemain yang cukup akrab dengan kostum Merah Putih.
Kendati tak selalu menjadi pemain inti, Rizky berulang kali dipanggil ke Timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rizky yang dipercaya Riedl menjadi starter dalam seluruh laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 turut mencetak gol pada laga final leg pertama.
Setelah Indonesia tertinggal 0-1, sepakannya dari luar kotak penalti membuat bola menyentuh pemain Thailand dan masuk ke gawang Tim Gajah Perang yang membuat kedudukan imbang 1-1. Pada laga tersebut Indonesia menang 2-1, namun gagal mengangkat piala karena kalah 0-2 pada leg kedua.
Selain di Piala AFF, Rizky pun menjadi salah satu pemain yang tampil di laga uji tanding ketika Timnas Indonesia ditangani Luis Milla. Simon pun pernah menguji kemampuan Rizky dalam laga persahabatan melawan Vanuatu dan Yordania Juni 2019. (nva/ptr/bac)
Rizky Pora ketika berduel dengan Adison Promrak. (AFP PHOTO / TED ALJIBE)