Emosi Hancurkan Karier Rizky Pora di Timnas Indonesia

CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 14:08 WIB
Emosi Hancurkan Karier Rizky Pora di Timnas Indonesia Rizky Pora bisa bermain sebagai bek dan gelandang sayap. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rizky Pora adalah salah satu pemain langganan Timnas Indonesia sejak 2014. Menjelang kualifikasi Piala Dunia 2022, Rizky justru dicoret pelatih Simon McMenemy.

Kapten Barito Putera itu pada Rabu (14/8) mendapat panggilan masuk dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia menjelang menghadapi Malaysia dan Thailand pada awal September.
Namun hanya berselang kurang dari 24 jam, Simon mengumumkan pencoretan Rizky. Pukulan Rizky kepada Bayu Gatra usai laga PSM Makassar melawan Barito Putera dalam laga Liga 1 pekan ke-14 membuat pelatih asal Skotlandia itu batal memanggil pemain yang bisa bermain sebagai gelandang sayap maupun full back tersebut.

Simon menegaskan pemain Timnas Indonesia memiliki tanggung jawab berbeda dengan pemain lain.
Emosi Hancurkan Karier Rizky Pora di Timnas IndonesiaRizky Pora ketika berduel dengan Adison Promrak. (AFP PHOTO / TED ALJIBE)
"Kami mengharapkan tingkat disiplin tertinggi dari para pemain tim Nasional. Ini telah dibahas beberapa kali dan para pemain telah diingatkan bahwa mereka adalah representasi dari seluruh pemain Indonesia," ucap Simon dikutip dari PSSI.

Sebelum dicoret Simon, Rizky memiliki karier yang cukup apik bersama skuat Garuda. Sejak dipanggil Alfred Riedl pada 2014 untuk ajang Piala AFF, Rizky menjadi salah satu pemain yang cukup akrab dengan kostum Merah Putih.

Kendati tak selalu menjadi pemain inti, Rizky berulang kali dipanggil ke Timnas Indonesia.


Emosi Hancurkan Karier Rizky Pora di Timnas Indonesia
Setelah gagal total bersama Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2014, mantan pemain Persita Tangerang itu menjadi salah satu pemain yang hampir memberi gelar perdana bagi Indonesia di ajang kejuaraan antarnegara ASEAN pada 2016.
Rizky yang dipercaya Riedl menjadi starter dalam seluruh laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 turut mencetak gol pada laga final leg pertama.

Setelah Indonesia tertinggal 0-1, sepakannya dari luar kotak penalti membuat bola menyentuh pemain Thailand dan masuk ke gawang Tim Gajah Perang yang membuat kedudukan imbang 1-1. Pada laga tersebut Indonesia menang 2-1, namun gagal mengangkat piala karena kalah 0-2 pada leg kedua.
Nama Rizky pun juga tak luput dari pantauan Bima Sakti jelang penyelenggaraan Piala AFF 2018 yang berakhir dengan kegagalan Indonesia melaju ke babak semifinal.

Selain di Piala AFF, Rizky pun menjadi salah satu pemain yang tampil di laga uji tanding ketika Timnas Indonesia ditangani Luis Milla. Simon pun pernah menguji kemampuan Rizky dalam laga persahabatan melawan Vanuatu dan Yordania Juni 2019. (nva)