Kronologi Pukulan Rizky Pora Berujung Pencoretan Timnas

CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 11:13 WIB
Kronologi Pukulan Rizky Pora Berujung Pencoretan Timnas Rizky Pora merupakan pemain yang mampu bermain di posisi bek dan gelandang sayap. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bayu Gatra menjelaskan kronologi pukulan dari Rizky Pora terhadap dirinya pada laga Liga 1 2019 antara PSM Makassar dan Barito Putera di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (14/8).

Kepada CNNIndonesia.com Bayu mengungkapkan kejadian tersebut terjadi selepas pertandingan. Ketika itu ia tengah berada di depan bangku cadangan PSM Makassar untuk mengambil minum.

Kemudian ia melihat Rizky Pora mendatangi Zulham Zamrun dan terjadi cekcok mulut. Melihat kondisi tersebut, Bayu berusaha untuk melerai kedua pemain.


"Saya lerai, saya pegang dadanya Rizky Pora itu. Saya bilang ke dia, 'istigfar kamu kan sudah punya anak satu'. Tapi dia terus langsung hajar saya, cakar di dahi. Saya tanya 'maksud kamu apa?' Dia langsung pukul saya lagi di pipi bawah mata," kata Bayu melalui sambungan telepon, Kamis (15/8).

Kronologi Pukulan Penyebab Rizky Pora Dicoret Timnas IndonesiRizky Pora (nomor 14) memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Usai dipukul, Bayu langsung jatuh tersungkur ke tanah. Wasit pun segera mendatangi lokasi untuk memisahkan kedua pemain.

"Dia [Rizky] bilang ke wasit 'dia ngeludahin saya' tapi saya tidak ngeludahin dia. Saya demi Allah," sebutnya.

Dalam tayangan video yang beredar viral terlihat Rizky Pora sempat mau menarik Bayu yang sudah terbaring di atas rumput. Mantan pemain Madura United itu pun sempat merasa terinjak.

Kronologi Pukulan Penyebab Rizky Pora Dicoret Timnas Indonesi
"Gayanya seperti mau tarik saya, tapi dia injak lagi kaki saya. Astaghfirullah, saya tidak tahu siapa yang injak, tapi ada injakan itu,"

Bayu mengaku kaget dengan tindakan yang dilakukan Rizky. Padahal ia dan Rizky sering bersama-sama membela Timnas Indonesia di berbagai kesempatan, terakhir kedua pemain tersebut membela tim Garuda di Piala AFF 2018.

"Saya tidak masalah dia pukul saya, mungkin karena dia emosi, tapi tidak begitu juga. Dalam sepak bola menang kalah biasa, yang penting respek, ini yang sulit dipahami. Setidaknya dia ada niatan baik minta maaf, tapi belum," ujar Bayu.

"Walaupun dia tidak minta maaf, dari hati saya yang paling dalam saya sudah maafkan," kata Bayu.

Pukulan yang mendarat di bawah mata Bayu itu pun berujung pada pencoretan Rizky dari daftar Timnas Indonesia untuk pemusatan latihan jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022. (TTF/nva)