Neymar Dianggap Bakal Menjadi Bom di Barcelona

CNN Indonesia | Jumat, 16/08/2019 09:19 WIB
Neymar Dianggap Bakal Menjadi Bom di Barcelona Neymar masih tergabung bersama PSG. (FRANCK FIFE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah kabar transfer yang mengaitkan Neymar dengan Barcelona, salah satu mantan pemain Blaugrana justru menyebut Neymar bisa menghancurkan klub juara La Liga tersebut.

Hristo Stoichkov, yang pernah menjadi pemain Barcelona pada 1996 hingga 1998, merasa Neymar tidak dibutuhkan Ernesto Valverde yang saat ini memiliki Lionel Messi, Luis Suarez, Ousmane Dembele, dan Antoine Griezmann di barisan penyerang.

"Neymar akan menjadi bom di ruang ganti. Saya tidak ingin dia kembali. Dia menambah tekanan di mana-mana," ujar mantan bomber timnas Bulgaria itu kepada Univision seperti dikutip Marca.


"Ya memang ada sekelompok pemain yang menginginkan dia kembali dan bertanya kepada presiden klub, tetapi Barcelona tidak memiliki uang untuk membayar PSG [Paris Saint-Germain]," sambung Stoichkov.

Neymar Dianggap Bakal Menjadi Bom di BarcelonaMasa depan Neymar masih belum jelas. (FRANCK FIFE / AFP)
Rencana Barcelona untuk mendatangkan Neymar dengan menambahkan Ivan Rakitic dan Philippe Coutinho pun diserang Stoichkov lantaran dua pemain tersebut dianggap masih memiliki kemampuan di atas lapangan.

Neymar Dianggap Bakal Menjadi Bom di Barcelona
"Itu tindakan yang tidak menunjukkan respek. Pertama karena Rakitic adalah pekerja keras, sangat rendah hati. Dia selalu menjaga keinginan di Barcelona."

"Coutinho memiliki harga yang tinggi, tetapi dia memiliki potensi dan saya berharap mereka berdua tidak pergi," kata Stoichkov.

Neymar gencar dihubungkan dengan Barcelona pada bursa transfer awal musim 2019/2020. Namun harga tinggi membuat penawaran Barca selalu dimentahkan PSG yang dua tahun lalu mengeluarkan uang hingga 222 juta euro untuk mendatangkan Neymar dari Camp Nou.

[Gambas:Video CNN] (nva/jal)