Jelang MotoGP Inggris: Rossi Benci Jadi Terkenal
CNN Indonesia
Rabu, 21 Agu 2019 14:57 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Jelang MotoGP Inggris 2019 di Sirkuit Silverstone, Minggu (25/8), pebalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi mengaku benci jadi sosok terkenal.
Dalam wawancara dengan Rai Radio 1, Rossi mengaku ada sejumlah perubahan signifikan yang dialaminya sepanjang kali pertama tampil di Grand Prix balap motor pada 1996 hingga kini memasuki MotoGP 2019.
Perubahan yang sangat signifikan terasa Rossi adalah pebalap 40 tahun itu jauh lebih terkenal. Terlebih setelah The Doctor menjadi salah satu pebalap tersukses sepanjang sejarah Grand Prix dengan torehan sembilan gelar juara dunia.
"Selalu sulit untuk bisa berada di suatu tempat dan tidak diketahui orang lain, karena mereka bisa mengambil foto dan menaruh di media sosial, membuat video dan orang-orang tahu di mana Anda berada. Hal ini sesuatu yang saya benci. Saya suka privasi. Saya suka melakukan sesuatu tanpa orang tahu," ujar Rossi dikutip dari GPOne.
"Anda tidak boleh melakukan kesalahan, karena ketika Anda berada di jalanan dan Anda tidak memberikan tanda tangan kepada anak kecil, hal itu langsung diketahui orang-orang. Di sisi kehidupan ini yang jauh berubah," sambung Rossi.
Rossi masih memiliki kontrak dengan Yamaha hingga 2021. Mantan pebalap Ducati dan Honda itu diyakini akan pensiun usai kontraknya dengan Yamaha.
Rossi sudah memiliki sejumlah rencana usai pensiun. Satu yang pasti, Rossi mengaku tidak tertarik untuk terjun ke dunia politik setelah pensiun dari MotoGP.
"Saya tidak ingin kapan terakhir memilih. Saya mulai sedikit mengikuti politik sepuluh tahun terakhir, mungkin untuk mengetahui apa yang terjadi. Tapi, saya pikir saya tidak pernah memilih. Saya tidak terlalu peduli," ucap Rossi.
Live streaming MotoGP Inggris 2019 bisa disaksikan melalui CNNIndonesia.com pada Minggu (25/8) malam. (har/bac)
Dalam wawancara dengan Rai Radio 1, Rossi mengaku ada sejumlah perubahan signifikan yang dialaminya sepanjang kali pertama tampil di Grand Prix balap motor pada 1996 hingga kini memasuki MotoGP 2019.
Lihat juga:Potensi Grup Neraka di Undian Liga Champions |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valentino Rossi tidak tertarik terjun ke dunia politik usai pensiun dari MotoGP. (Tiziana FABI / AFP) |
"Saya tidak ingin kapan terakhir memilih. Saya mulai sedikit mengikuti politik sepuluh tahun terakhir, mungkin untuk mengetahui apa yang terjadi. Tapi, saya pikir saya tidak pernah memilih. Saya tidak terlalu peduli," ucap Rossi.
Lihat juga:McGregor: Saya Tidak Menghormati Khabib |
Valentino Rossi tidak tertarik terjun ke dunia politik usai pensiun dari MotoGP. (Tiziana FABI / AFP)