Sanksi diberikan kepada manajemen Arema akibat terjadi pelemparan botol ke dalam lapangan saat menjamu Persebaya Surabaya pada 15 Agustus 2019. Selain itu
Denda sebesar Rp150 juta sudah termasuk hukuman tambahan terhadap penyalaan flare. Sanksi denda diberikan karena suporter Arema berulang kali melakukan pelanggaran yang sama.
Klub lain yang mendapatkan sanksi berupa denda Rp150 juta adalah Semen Padang FC. Hukuman diberikan akibat penyalaan flare yang telah berulang kali terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hariono (kanan) mendapat hukuman larangan bermain di satu laga. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Hariono melakukan tendangan 'kungfu' ke bagian kepala Matias Conti yang hendak menyundul bola di kotak penalti. Striker Borneo FC itu sempat terkapar dan mengerang kesakitan.
Pertama, denda Rp 50 juta karena menerima lima kartu kuning dalam satu pertandingan saat melawan ke markas PSIS Semarang pada 4 Agustus. Kedua, Mutiara Hitam didenda Rp45 juta atas penyalaan kembang api dalam stadion saat menjamu Kalteng Putra pada 14 Agustus. Jumlah denda tersebut diberikan karena merupakan pengulangan insiden serupa.
[Gambas:Video CNN] (jun)
Hariono (kanan) mendapat hukuman larangan bermain di satu laga. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)