Simon Ingin Patahkan Rekor Buruk Indonesia Lawan Thailand

CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 22:57 WIB
Simon Ingin Patahkan Rekor Buruk Indonesia Lawan Thailand Simon McMenemy ingin patahkan rekor buruk lawan Thailand. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy bertekad mematahkan rekor buruk Tim Merah Putih melawan Thailand dalam pertandingan kedua di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (10/9).

Indonesia akan menghadapi laga yang tidak mudah di kandang saat menjamu Thailand. Kemenangan wajib diraih Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan guna menjaga peluang lolos ke babak berikutnya usai kalah 2-3 dari Malaysia di laga sebelumnya.

Dikutip dari Futbol24, sejak 2002 Indonesia sudah sembilan kali bertemu dengan Thailand di berbagai ajang. Dari rapor tersebut Skuat Garuda kalah enam kali dan menang tiga kali.


Meski berat, Simon bertekad menjegal rapor buruk tersebut. Keyakinan Simon itu berdasarkan kesuksesan Malaysia mematahkan rekor buruk saat bertemu Indonesia.

"Walaupun rekor pertemuan kami kalah dengan Thailand, tapi lihat saat melawan Malaysia. Rekor itu ada untuk dipecahkan," ujar Simon, Senin (9/9).

Jelang pertandingan nanti, Thailand dikabarkan kehilangan dua pemainnya, Thitipan Puangchan dan Peeradon Chamratsamee  karena cedera usai ditahan imbang Vietnam 0-0 di laga sebelumnya. Keduanya akan digantikan oleh Anon Amornlerdsak dan Patcharapol Intanee.

Simon McMenemy anggap Thailand (biru) berbahaya untuk Indonesia.Simon McMenemy anggap Thailand (biru) berbahaya untuk Indonesia. (AP Photo/Jirawat Srikong)
"Walaupun dengan 10 pemain di lapangan, Thailand masih berbahaya. Thailand adalah tim yang bagus dengan teknik bagus. Kemampuan mereka berbeda. Ada beberapa pemain yang main di luar negeri untuk menaikkan nilai mereka dan tentu itu bakal memberikan tantangan berbeda buat kami," tutur Simon.

[Gambas:Video CNN]
Simon menyebut telah melakukan pendekatan strategi yang berbeda buat Skuat Garuda untuk menghadapi Thailand. Menurut Simon, pemainnya harus fokus selama 90 menit dan tidak tertekan oleh kualitas pemain Thailand.

Sementara itu, pelatih Thailand Akira Nishino mengakui jika ada beberapa pemainnya yang mengalami cedera. Namun hal itu tidak akan mempengaruhi skuat tim secara keseluruhan karena Thailand memiliki atmosfer yang bagus.

Simon Ingin Patahkan Rekor Buruk Indonesia Lawan Thailand
"Meski ada yang pemain kami yang cedera, kami sudah menyiapkan pengganti dan kami punya kejutan buat besok," kata Nishino.

Pelatih asal Jepang itu juga memuji kualitas pemain Timnas Indonesia yang disebutnya sangat bagus. Terlebih ada beberapa pemain di Skuat Garuda yang punya pengalaman bermain di Thailand dan negara lain.

"Kami tidak bisa kontrol pemain Indonesia untuk berbagi pengalamannya main di Liga Thailand. Tapi saya senang ada pemain Indonesia yang main di Liga Thailand," ungkap Nishino.

Di sisi lain, penjaga gawang Thailand yang memperkuat OH Leuven, klub divisi dua Belgia Kawin Thammasatchanan juga menilai Indonesia tim yang bagus.

"Mereka [Indonesia] punya pemain bertalenta, termasuk striker yang berbahaya. Tapi kami punya taktik dan strategi untuk mengatasinya," ucap Thammasatchanan. (TTF/bac)