GBK Lengang Jelang Laga Indonesia vs Thailand

CNN Indonesia | Selasa, 10/09/2019 17:20 WIB
GBK Lengang Jelang Laga Indonesia vs Thailand Laga Indonesia saat menjamu Malaysia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kawasan area Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta terpantau lengang jelang laga Timnas Indonesia vs Thailand pada kualifikasi Piala Dunia 2022, Selasa (10/9).

Pantauan CNNIndonesia.com, kondisi GBK sejak siang tidak ramai seperti ketika Indonesia menjamu Malaysia, Kamis (5/9). Keberadaan personel keamanan gabungan justru lebih ramai ketimbang penonton.

Di tengah sepinya pendukung Indonesia yang hadir, tampak sosok Muhammad Kurniawan, suporter yang masih setia mendukung Skuat Garuda. Mengenakan pakaian Timnas Indonesia lengkap, Kurniawan mengecat wajahnya dengan warna merah dan Putih.


Kurniawan juga membawa bendera Merah Putih yang selalu dikibarkan saat berjalan mengitari area ring dua Stadion GBK. Aksinya turut menyita perhatian anggota keamanan dari TNI yang ikut berjaga.
Pendukung Indonesia Muhammad Kurniawan di tengah petugas keamanan unsur TNI di GBK. (Foto: CNN Indonesia/Titi Fajriyah
Pendukung Indonesia Muhammad Kurniawan di tengah petugas keamanan unsur TNI di GBK. (

"Bung Karno pernah berpesan bahwa kami tidak boleh patah semangat. Panggilan Timnas itu datang dari hati. Saya datang tidak punya tiket, tapi kalau diizinkan masuk, saya bersyukur. Kalau tidak ya kecewa sedikit tapi tidak apa-apa," kata Kurniawan.

Deputi Sekjen Bidang Pengembangan Bisnis PSSI, Marsal Masita menyebut 12 ribu tiket sudah terjual untuk laga Timnas Indonesia melawan Thailand di pertandingan kedua Grup G Zona Asia Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sebanyak 400 di antaranya merupakan suporter dari tim tamu, Thailand.

"Tiket terjual sekarang sudah 12 ribuan. Ada sekitar 400 suporter dari Thailand juga yang penjualan tiketnya di koordinasi oleh federasi sepak bola Thailand [FAT]," kata Marsal kepada CNNIndonesia.com, Selasa (10/9) siang.

Marsal mengatakan jumlah suporter yang mencapai 12 ribu itu menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang berharap pada Timnas Indonesia. Ia berharap jumlah itu bisa bertambah jelang pertandingan.

"Timnas ini kan butuh dukungan juga dari masyarakat buat semangat ke mereka," ujar Marsal.

Timnas Indonesia menjadi juru kunci di klasemen Grup G sementara dengan nol poin usai kalah 2-3 dari Malaysia pada laga pertama, Kamis (5/9). Sedangkan Thailand meraih satu poin usai ditahan imbang Vietnam 0-0 di waktu yang sama.

Turunkan 8.000 Petugas Keamanan

Sementara itu, kurang lebih 8.000 personel keamanan dikerahkan untuk mengawal pertandingan Indonesia vs Thailand di GBK.

Pihak keamanan yang terdiri dari personel gabungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar apel pukul 16.28 WIB. Apel tersebut berlangsung selama kurang lebih 10 menit.

Suasana apel pengamanan Indonesia vs Thailand di GBK. (Suasana apel pengamanan Indonesia vs Thailand di GBK. (CNN Indonesia/Arby Rahmat)
"Hari ini kami akan terjunkan antara 7.600 sampai 8.000 personel. Sementara untuk pola keamanan, kami akan memperkuat sistem pemeriksaan tiket. Yang pertama dari pintu pemeriksaan tiket yang terluar, itu ada di daerah plaza barat, timur, tenggara," kata Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Karo Ops Polda Metro Jaya) Kombes Pol Albert Teddy Benhard Sianipar kepada para awak media di SUGBK.

"Itu yang akan kami perkuat dulu untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Dari 12 gate, ada delapan yang dibuka. Itu semua akan dilakukan pemeriksaan lagi terhadap penonton yang masuk."

[Gambas:Video CNN]
Albert mengatakan pihak keamanan sudah berkoordinasi dengan pihak pengendali GBK. Ia meminta sistem pemindaian untuk barcode tiket supaya diperbanyak dan jalurnya ditambah.

"Kemudian kami akan melakukan penyekatan di antara zona-zona batas tempat duduk antara suporter dan penonton. Sejauh ini tercatat antara 9 sampai 10 ribu suporter yang bakal hadir," ucap dia.

"Yang jelas ketika ada riak-riak [kerusuhan], kami akan coba lakukan persuasif. Petugas yang lakukan penyekatan, mencoba untuk menenangkan dan menggiring mereka keluar secara bertahan."

GBK Lengang Jelang Laga Indonesia vs Thailand
Lebih lanjut, Albert berjanji bakal lebih ketat melakukan sterilisasi dan penggeledahan barang bawaan dari depan.

"Kemarin [Timnas Indonesia vs Malaysia] sudah ada penggeledahan, hari ini akan kami perkuat lagi dan teliti lagi. Karena kemarin, ada sistem yang kurang terkoordinasi dengan baik. Ada pintu yang terbuka, 10 pintu," ujar Albert.

"Namun alat scanning hanya enam, sementara penonton berlebih dari prediksi. Sehingga agar tidak terjadi penumpukan, mereka hanya menunjukkan tiket. Pada saat penunjukkan tiket, mungkin di sini jadi peluang sehingga tidak terjangkau dilakukan penggeledahan," ujarnya kembali. (TTF/bac)