Kalah dari Khabib, Poirier Nafsu Balas Dendam kepada McGregor

CNN Indonesia | Selasa, 17/09/2019 20:17 WIB
Kalah dari Khabib, Poirier Nafsu Balas Dendam kepada McGregor Dustin Poirier gagal menjatuhkan Khabib Nurmagomedov. (AP Photo/ Mahmoud Khaled)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah kalah dari Khabib Nurmagomedov dalam UFC 242, Dustin Poirier ingin membalas dendam kepada Conor McGregor yang pernah mengalahkannya pada 2014.

Menurut Poirier, pertemuan dengan McGregor sangat masuk akal untuk diwujudkan karena keduanya kini berada di kelas ringan dan berstatus sebagai petarung papan atas selain Khabib.

"Saya pikir pertarungan ini bisa diwujudkan. Secara finansial ini masuk akal, buat saya. Jika orang itu tidak mau bertarung maka keluarkan saja dia dari daftar ranking karena dia akan membuat daftar menjadi macet. Kita harus menyelesaikannya," ujar Poirier dikutip dari ESPN.


Poirier dan McGregor pernah berduel pada 2014 dalam laga UFC 178. Ketika itu McGregor menang TKO hanya dalam waktu 106 detik.

Kalah dari Khabib, Poirier Nafsu Balas Dendam Hadapi McGregorConor McGregor pernah membuat Dustin Poirier kalah TKO. (Sean M. Haffey/Getty Images/AFP)
Petarung berjuluk The Diamond itu bahkan sudah menantang McGregor di media sosial Twitter, yang dibalas petarung asal Irlandia itu dengan cuitan bakal menganvaskan Poirier dalam waktu 90 detik.

[Gambas:Video CNN]
"Kita akan melihat kesempatan dan daftar pertarungan pada awal Januari atau akhir Desember. Tetapi saya pikir Conor akan menyajikan pertarungan yang hebat," kata Poirier.

"Ya tentu saja saya melihat apa yang ia katakan. Saya tidak akan menampar orang itu secara daring. Jika hal itu gampang, coba lakukan saja lagi. Coba patahkan rekor Anda. Butuh berapa lama dia saat terakhir kali melakukannya, dua menit? Coba lakukan lagi dalam satu menit 30 [detik]. Kita lihat saja apakah dia bisa melakukannya."

Kalah dari Khabib, Poirier Nafsu Balas Dendam Hadapi McGregor
Kendati sudah berkoar di media ingin menghadapi McGregor, Poirier mengaku belum membicarakan keinginan bertemu dengan McGregor di octagon dengan pihak-pihak berkepentingan di UFC.

"Saya ingin pertarungan yang menarik, pertarungan yang memotivasi saya. Saya masih ingin bertarung tetapi di saat yang bersamaan saya tidak ingin hanya sekadar bertarung. Dia [McGregor] adalah orang yang memotivasi saya untuk bertarung," kata Poirier.

Usai kalah dari Khabib, Poirier kini memiliki catatan 25 kali menang, enam kali kalah, dan satu kali no contest dalam ajang MMA. Sementara McGregor tercatat menang 21 kali dan kalah empat kali dalam 25 pertarungan MMA. (nva/jal)