MU Tak Ingin Juara Liga Inggris hingga 2022

CNN Indonesia | Jumat, 27/09/2019 05:33 WIB
MU Tak Ingin Juara Liga Inggris hingga 2022 MU tak membidik target juara Liga Inggris. (Richard Sellers/PA via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manchester United (MU) diklaim tidak menargetkan gelar juara Liga Inggris dalam tiga musim ke depan atau sampai 2021/2022.

Keluarga Glazer selaku pemilik MU memberikan kelonggaran kepada manajer Ole Gunnar Solskjaer dengan tidak membebankan target juara Liga Inggris di musim ini dan beberapa musim ke depan.

Dalam diskusi dengan investor klub, Selasa (24/9) waktu setempat, Wakil Ketua MU Ed Woodward mengatakan Solskjaer harus perlu bersabar untuk merombak skuat guna menjadikan Setan Merah kembali kompetitif untuk bersaing di liga.


Sumber klub mengatakan kepada ESPN, Woodward menganggap MU membutuhkan tiga musim penuh untuk melakukan reformasi skuat, sekaligus memperbaiki kesalahan musim-musim sebelumnya usai ditinggal Alex Ferguson.

Termasuk di antaranya menunggu kontrak beberapa pemain yang tidak lagi masuk dalam proyeksi Solskjaer, seperti Ashley Young, Marcos Rojo, Chris Smalling, Phil Jones, hingga Jesse Lingard dan Nemanja Matic. Sebagian besar dari pemain-pemain itu kontraknya akan habis pada 2021 mendatang, hanya Jones yang memiliki kontrak dengan masa berakhirnya paling lama, 2023.

Kualitas skuat MU masih kalah dibanding Liverpool dan Man City.Kualitas skuat MU masih kalah dibanding Liverpool dan Man City. (AP Photo/Matt Dunham)
Menyingkirkan para pemain yang tak lagi masuk proyeksi tidak menghasilkan pendapatan besar di bursa transfer, tetapi MU akan terbebas dari gaji besar dan memberikan ruang bagi Solskjaer mendatangkan pemain baru, seperti dikutip dari Caught Offside.

[Gambas:Video CNN]
Saat ini MU memiliki kerangka tim yang cukup mumpuni. Mulai dari kiper David de Gea, Harry Maguire, Paul Pogba, dan Luke Shaw. Ditambah lagi sejumlah pemain muda potensial macam Marcus Rashford, Angel Gomes, Daniel James, dan Mason Greenwood.

MU Tak Ingin Juara Liga Inggris hingga 2022
Selain berinvestasi di penguatan skuat, MU juga bertekad memperbaiki struktur di luar lapangan, salah satunya dengan upaya mencari direktur teknik.

Sejauh ini komposisi MU dengan Manchester City dan Liverpool masih memiliki kesenjangan yang besar. Namun transfer pemain musim ini diklaim menunjukkan arah positif bagi skuat MU dan dianggap sebagai titik awal The Red Devils. (sry/ptr)