4 Alasan MotoGP 2019 Masih Seru Meski Marquez Sudah Juara

CNN Indonesia | Senin, 07/10/2019 06:53 WIB
4 Alasan MotoGP 2019 Masih Seru Meski Marquez Sudah Juara Ada sejumlah faktor yang membuat MotoGP 2019 masih menarik disimak meski Marquez sudah dipastikan jadi juara. ( Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Marc Marquez sudah jadi juara dunia MotoGP 2019 namun balapan musim ini masih menarik untuk dinikmati.

Marquez memastikan diri jadi pebalap terbaik dengan MotoGP 2019 masih menyisakan empat seri. Meski Marquez sudah jadi juara dunia, ada sejumlah hal yang membuat MotoGP 2019 masih menarik untuk diikuti.

Berikut empat hal yang membuat MotoGP 2019 tetap menarik untuk diikuti:



1. Menanti Aksi Marquez Setelah Juara

Marc Marquez punya karakter kuat sebagai pebalap. Ia tak mau kalah dan bermain aman ketika melihat ada peluang kecil untuk menang. Meski dalam beberapa pernyataan Marquez mengungkapkan bahwa ia lebih melihat kejuaraan dunia secara keseluruhan dan tidak fokus pada kemenangan seri, sikap Marquez di lintasan tak sepenuhnya menunjukkan hal tersebut.

Marc Marquez bisa tampil lebih agresif setelah juara dunia 2019 sudah aman di dalam genggamannya.Marc Marquez bisa tampil lebih agresif setelah juara dunia 2019 sudah aman di dalam genggamannya. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Dalam beberapa balapan, termasuk di MotoGP Thailand, Marquez mengambil risiko untuk bertarung hingga tikungan terakhir. Ambisi Marquez untuk menang membuat ia sering tutup mata dan nekat mengambil risiko.

Dengan gelar juara dunia sudah di tangan, Marquez tidak lagi punya beban untuk bermain aman. Marquez bisa leluasa menikmati balapan dan berusaha semaksimal mungkin untuk jadi juara di seri-seri berikutnya. Kondisi itu bisa membuat Marquez memperlihatkan potensi terbaik dari ia dan Honda di musim ini.
[Gambas:Video CNN]
2. Menguji Kapasitas Quartararo Sebagai Calon Lawan Marquez

Di tengah musim MotoP 2019 yang dikuasai penuh oleh Marquez, kemunculan Fabio Quartararo jadi kepuasan tersendiri. Ada harapan bahwa Marqiez bakal punya calon lawan yang berbahaya.
Fabio Quartararo  jadi musuh utama Marc Marquez di beberapa seri MotoGP 2019.Fabio Quartararo jadi musuh utama Marc Marquez di beberapa seri MotoGP 2019. (AP Photo/Sakchai Lalit)

Pada musim ini, Quartararo mampu merebut empat pole position dan sering jadi lawan utama Marquez saat balapan. Quartararo menunjukkan ia punya potensi besar meskipun saat ini masih mengendarai motor tim satelit dan jadi pebalap debutan musim ini.

Empat seri tersisa bisa jadi panggung pembuktian bagi Quartararo bahwa ia layak mendapat dukungan nomor satu di musim depan.

3. Melihat Puasa Valentino Rossi

Valentino Rossi terus mengeluhkan performa motor Yamaha miliknya di tiap seri balapan. Alhasil, Rossi sudah lama tak naik podium di seri balapan MotoGP 2019. Terakhir kali Rossi naik podium adalah di MotoGP Amerika Serikat yang masih masuk dalam seri-seri awal MotoGP 2019.

Kondisi Rossi dan Yamaha memang dalam ketidakpastian. Rossi tak lagi berani berbicara tentang peluang menang karena bagi The Doctor peluang untuk naik podium pun tak lagi besar seperti sebelumnya.
Valentino Rossi sudah lama tidak naik podium.Valentino Rossi sudah lama tidak naik podium. (JOSE JORDAN / AFP)

Dengan empat seri tersisa, Rossi ditantang untuk bisa mengakhiri puasa naik podium, atau bila lebih tinggi lagi, mengakhiri puasa juara seri yang terakhir kali diraih Rossi pada MotoGP Belanda 2017.

Selain itu Rossi kini berpotensi mengulang capaian terburuk di MotoGP yaitu finis di posisi ketujuh pada klasemen akhir. Rossi yang ada di peringkat keenam saat ini hanya berjarak dua angka dari Fabio Quartararo.

4 Alasan MotoGP 2019 Masih Seru Meski Marquez Sudah Juara

4. Perebutan Posisi Ketiga di MotoGP 2019

Setelah Marc Marquez memastikan jadi juara dunia, posisi runner up MotoGP 2019 sepertinya juga bakal jatuh ke tangan Andrea Dovizioso karena selisih poin yang sangat jauh dibandingkan pebalap di belakangnya.

Pertarungan yang menarik ada di perebutan posisi ketiga. Ada tiga pebalap yang punya peluang sama baiknya dalam perebutan posisi ketiga, yaitu Alex Rins (167 poin), Maverick Vinales (163 poin), dan Danilo Petrucci (162 poin). (ptr/ptr)