Refrizal dan tiga anggota Exco PSSI lainnya, Gusti Randa, Juni Rahman, dan Yunus Nusi menyaksikan langsung kekalahan 0-5 Timnas Indonesia dari Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Al-Maktoum, Dubai, Kamis (10/10) malam WIB. Ini menjadi kekalahan ketiga Skuat Garuda di Grup G Zona Asia Kualifikasi Piala Dunia 2022.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Refrizal memberikan apresiasi kepada para pemain yang telah berjuang keras di sepanjang laga. Namun gol pertama yang terjadi empat menit jelang akhir babak pertama terjadi lantaran kesalahan kiper Wawan Hendrawan yang melakukan blunder.
"Pelatih bagus itu dilihat saat babak kedua. Kalau kita kalah di babak pertama harus bagaimana pakai strateginya, kalau menang juga harus bagaimana. Ini babak kedua malah tambah parah," ucap Refrizal.
Namun, Refrizal tidak ingin keberadaan Simon di Timnas Indonesia menjadi beban untuk kepengurusan PSSI yang sekarang maupun yang akan datang.
Terlebih, dalam waktu dekat PSSI bakal menggelar Kongres Pemilihan untuk mencari sosok Ketua Umum yang baru di periode 2019-2023 pada 2 November mendatang.
"Bagus kalau kepengurusan yang akan datang punya banyak uang dan bisa mendatangkan pelatih bagus seperti Luis Milla. Menurut saya dia [Milla] pelatih yang bagus dan cocok buat Timnas Indonesia," ujar Refrizal. (jun/ttf/har)
