Persaingan perebutan poin yang ketat mewarnai awal laga final ganda campuran pada partai puncak. Selepas poin 4-4, Feng/Lin kemudian meraih empat poin beruntun dan membuat Leo/Indah tertinggal 4-8.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil gagal mempertahankan gelar juara ganda campuran di ajang kejuaraan dunia junior. (Dok. PBSI) |
Feng/Lin tidak lengah begitu saja dan kembali meraih poin demi poin. Sebaliknya Leo/Indah justru kehilangan sentuhan dan kehilangan banyak poin. Sang juara bertahan pun tertinggal tujuh poin pada kedudukan 11-18.
Leo/Indah sempat menambah dua poin, sebelum Feng/Lin hanya berjarak satu poin dari kemenangan. Pada kedudukan 14-20, Leo/Indah sempat menambah tiga poin. Namun dorongan dari Feng membuat gim pertama usai. Leo/Indah kalah 17-21.
Pengembalian Leo yang menyangkut di net menandai poin pertama bagi ganda China pada gim kedua. Setelah poin tersebut, Feng/Lin meraih empat poin beruntun.
Setelah skor 4-11 pada interval, Leo/Indah mencoba memperbaiki penampilan. Hasilnya cukup positif, jarak kedua pasangan perlahan mendekat. Usaha tak kenal lelah yang diperlihatkan Leo/Indah sempat membuat Feng/Lin kesulitan. Namun pasangan China itu kemudian mampu
(nva)
Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil gagal mempertahankan gelar juara ganda campuran di ajang kejuaraan dunia junior. (Dok. PBSI)