Kemenangan Inggris Disambut Hormat Nazi di Markas Bulgaria

CNN Indonesia | Selasa, 15/10/2019 11:47 WIB
Kemenangan Inggris Disambut Hormat Nazi di Markas Bulgaria Timnas Inggris U-23 mengalahkan Bulgaria 6-0. (NIKOLAY DOYCHINOV / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemenangan timnas Inggris 6-0 atas Bulgaria pada kualifikasi Piala Eropa 2020, disambut hormat nazi oleh sejumlah suporter tuan rumah di Stadion Vasil Levski, Sofia, Senin (14/10) malam waktu setempat.

Dikutip dari Daily Mail, pertandingan bahkan sempat dihentikan dua kali lantaran aksi para pendukung tuan rumah mengejek sejumlah pemain Inggris dengan ejekan rasial.

Teror tersebut terutama diarahkan kepada para pemain Three Lions berkulit hitam seperti Marcus Rashford dan Tyrone Mings.


Di tribune stadion, sejumlah pendukung yang mengenakan jaket hitam bahkan menampakkan gestur hormat Nazi dengan mengangkat tangan kanan.

Para fan Bulgaria memperlihatkan hormat nazi saat laga melawan Inggris. (Para fan Bulgaria memperlihatkan hormat nazi saat laga melawan Inggris. (NIKOLAY DOYCHINOV / AFP
Salam tersebut biasa dilakukan untuk memberi hormat kepada pemimpin Nazi, Adolf Hitler, asal Jerman. Hormat tersebut pun dianggap tabu setelah Perang Dunia II.

Salam itu kini dinilai sebagai bentuk gestur rasialis dan fasis. Gestur itu pula yang ditunjukkan para pendukung Bulgaria kepada para pemain Inggris.

Bukan hanya itu, para pendukung membuat gaduh seisi stadion dengan menirukan suara kera. Ejekan itu pun dianggap amat menyakiti perasaan para pemain Inggris.

[Gambas:Video CNN]
Wasit sempat melakukan tahap pertama dari tiga protokol jika terjadi ejekan bernada rasialis di pertandingan sepak bola. Tahap pertama tersebut mengingatkan para fan agar menghentikan yel rasial tersebut.

Kegaduhan tersebut tak berhenti sehingga wasit menjalankan langkah kedua dengan menghentikan sementara pertandingan jelang-jelang turun minum.

Kemenangan Inggris Disambut Hormat Nazi di Markas Bulgaria
"Karena ada perilaku rasialis yang mengganggu pertandingan, wasit bisa menghentikan pertandingan ini. Biarkan setiap penonton menikmati pertandingan ini. Katakan tidak kepada rasialisme," demikian pengumuman dari announcer stadion.

Pihak ofisial UEFA sempat berbicara dengan para pemain Thre Lions pada jeda laga. Dilansir dari Daily Mail, para pemain akan langsung meninggalkan lapangan apabila aksi rasialis dari suporter Bulgaria tetap dilakukan pada babak kedua.

Ejekan rasial itu pun tak berlanjut di babak kedua dan pertandingan dilanjutkan hingga laga berakhir. Inggris berhasil menghajar Bulgaria dengan skor 6-0 pada pertandingan tersebut.

Pihak UEFA juga akan melakukan investigasi terkait ejekan rasialis di markas Bulgaria tersebut. Federasi sepak bola negara itu kemungkinan akan dijatuhi sanksi berat. (bac/ptr)