PSSI Bayar Kompensasi Rp3,9 Miliar jika Pecat Simon

CNN Indonesia | Senin, 04/11/2019 20:16 WIB
PSSI Bayar Kompensasi Rp3,9 Miliar jika Pecat Simon Simon McMenemy bakal dapat kompensasi besar jika dipecat PSSI. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Deputi Sekjen Bidang Pengembangan Bisnis PSSI Marsal Masita mengungkapkan lembaga sepak bola tertinggi di Indonesia itu harus membayar kompensasi sekitar Rp3,9 miliar jika memecat Simon McMenemy dari pelatih Timnas Indonesia.

PSSI resmi menyetujui dan menetapkan Simon sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 20 Desember 2018 untuk durasi dua tahun. Namun, belum genap setahun menjabat sebagai pelatih, posisi Simon dalam ancaman.

Faktor utama yang membuat masa depan Simon abu-abu adalah empat kekalahan beruntun Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Empat kekalahan itu saat takluk 2-3 dari Malaysia, 0-3 dari Thailand, 0-5 dari Uni Emirate Arab (UEA) dan terakhir kalah 1-3 dari Vietnam.


Melihat rapor buruk di kualifikasi, Simon berpeluang diberhentikan jika Indonesia kembali mendapat hasil kurang memuaskan saat melawan Malaysia di laga kelima Grup G, 19 November nanti.

"Simon dikontrak sejak tahun lalu, gajinya sekitar US$20 ribu [Rp280 juta] per bulan. Kami menggajinya per bulan. Jadi kalau Simon tidak sama Timnas Indonesia lagi, ya tinggal dihitung berapa bulan sisanya dikali gaji yang harus kami bayar [jumlah kompensasi]," kata Marsal kepada CNNIndonesia.com.

Melihat rumusan tersebut, jika Simon dipecat usai melawan Malaysia, maka durasi kerja sama pelatih asal Skotlandia itu dengan PSSI akan tersisa 14 bulan lagi, termasuk November.

Timnas Indonesia empat kali kalah di Kualifikasi Piala Dunia 2022.Timnas Indonesia empat kali kalah di Kualifikasi Piala Dunia 2022. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Dengan begitu, kompensasi yang harus dibayarkan PSSI kepada Simon sebesar US$280 ribu atau setara dengan Rp3,9 miliar.

Menurut Marsal, Simon sangat lelah dengan performa Timnas Indonesia yang selalu kalah di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

[Gambas:Video CNN]
"Selesai kalah lawan Vietnam, dia [Simon] marah, dia banting pintu, terus dia bilang 'Saya juga sudah capai kalah'. Babak kedua lawan Vietnam kelihatan parahnya. Dan saya sudah bicarakan semuanya ke Simon soal kondisi saat ini," tutur Marsal menambahkan.

Di tempat terpisah Ketua PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule memastikan Simon tetap memimpin Timnas Indonesia saat tandang melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil pada 19 November mendatang.

PSSI Bayar Kompensasi Rp3,9 Miliar jika Pecat Simon
Waktu yang mepet dan persoalan administrasi membuat PSSI masih harus menggantungkan nasib Skuat Garuda di tangan mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut.

"Sementara kita [pelatih Timnas Indonesia] masih [Simon]. Belum pas dengan pergantian. Sekarang kami maksimalkan dahulu," ujar Iwan Bule.

Soal nama-nama calon pengganti Simon di posisi pelatih Timnas Indonesia, PSSI menyebut sudah ada beberapa pilihan yang berasal dari pelatih lokal maupun dari regional Asia.

"Kalau sudah pasti, kami kasih tahu. Ini kan ada masalah administrasi yang harus diselesaikan. Memang kami paham kekhawatirannya. Kami lihat secara administrasi apakah memungkinkan atau tidak. Besok kami akan rapat Exco, nanti kami infokan," kata Sejken PSSI, Ratu Tisha Destria, menimpali. (TTF/ptr)