Diincar Tottenham, Depay Masih Opsi Pertama MU

CNN Indonesia | Rabu, 13/11/2019 23:00 WIB
Diincar Tottenham, Depay Masih Opsi Pertama MU Memphis Depay masih berpeluang untuk berseragam Manchester United. (AFP PHOTO / JEFF PACHOUD)
Jakarta, CNN Indonesia -- Klub Liga Prancis Olympique Lyon memastikan Manchester United masih berada dalam opsi teratas sebagai calon pembeli penyerang mereka asal Belanda, Memphis Depay.

Depay dilaporkan kini diminati oleh Tottenham Hotspur. Pesaing MU di Liga Inggris itu bahkan disebut siap melayangkan penawaran transfer sebesar 50 juta poundsterling. Namun keinginan The Lilywhites memboyong Depay berpotensi terhambat karena MU memiliki hak untuk merekrutnya terlebih dulu.

Direktur teknik Lyon, Juninho Pernambucano, mengonfirmasi MU berada dalam posisi teratas untuk mendatangkan Depay ketimbang klub lain.


[Gambas:Video CNN]
"Manchester United memiliki prioritas utama, apabila beberapa klub berniat untuk membelinya. Tetapi kami belum menerima tawaran sejauh ini. Saat ini dia sangat senang berada di Lyon," ujar Juninho dilansir Mirror.

Depay hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda ingin memperpanjang kontrak yang akan berakhir pada 2021 . Oleh karena itu peluang MU mendatangkan kembali Depay terbuka lebar mengingat Lyon kini sedang terseok-seok di Liga Prancis.
Diincar Tottenham, Depay Masih Opsi Pertama MU
Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, pun kini tengah menargetkan sejumlah pemain untuk dapat mengisi lini depan yang ditinggal Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez. Nama Depay bisa masuk opsi untuk memperkuat serangan The Red Devils.

Depay pertama kali bergabung dengan MU tahun 2015. Namun penampilan mantan pemain PSV Eindhoven bersama Setan Merah kurang menjanjikan kala masih ditangani Louis Van Gaal karena hanya mencetak dua gol dari 29 penampilan di Liga Inggris.

Pada 2017 Depay meninggalkan MU dan bergabung dengan Lyon dengan transfer 15 juta poundsterling. Bersama Les Gones Depay kerap menjadi andalan di lini depan dengan mampu mencetak 29 gol dan 23 assist selama dua musim terakhir. (mcf)