Resmi Pensiun, MotoGP 2019 Jadi Musim Terburuk Lorenzo

CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 21:26 WIB
Resmi Pensiun, MotoGP 2019 Jadi Musim Terburuk Lorenzo Jorge Lorenzo tampil mengecewakan di MotoGP 2019. (Toshifumi KITAMURA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Honda Jorge Lorenzo menjalani musim terburuk sepanjang kariernya setelah hanya mampu menempati posisi ke-19 MotoGP 2019 dengan satu seri tersisa.

Dari 18 seri yang telah bergulir, Lorenzo hanya mengoleksi 25 poin dengan satu seri balapan tersisa di MotoGP 2019. Jika berhasil menang di seri pamungkas MotoGP 2019, koleksi poin Lorenzo baru menyentuh angka 50.

Perolehan poin tersebut akan menjadi pencapaian terburuk Lorenzo di MotoGP. Ia tercatat tak pernah gagal meraih kurang dari 100 poin sejak debut pada 2008 silam.


X-Fuera bahkan tampil mengesankan pada debutnya di MotoGP. Setelah naik kelas dari GP 250cc, Lorenzo berhasil unjuk gigi dan finis di posisi keempat MotoGP 2008 dengan koleksi 190 poin.

[Gambas:Video CNN]
Pebalap asal Spanyol tersebut pernah mengumpulkan poin tertinggi dengan catatan 383 poin sekaligus mengunci gelar juara dunia MotoGP 2010 bersama Yamaha.

Perolehan poin terendah Lorenzo memang sudah terjadi sejak dua musim terakhir, yakni saat masih gabung Ducati. Pebalap 32 tahun itu finis di urutan ketujuh dan kesembilan dalam dua musim terakhir.

MotoGP 2019 Jadi Musim Terburuk Lorenzo
Musim ini, Lorenzo dua kali gagal finis dan tiga kali absen akibat cedera. Ia juga tak pernah menembus posisi 10 besar di MotoGP 2019. Juara dunia MotoGP tiga kali itu meraih finis terbaik di posisi 11 pada balapan MotoGP Prancis.

Lorenzo bahkan meraih hasil memalukan di MotoGP Australia. Mantan pebalap Yamaha itu finis ke-15 dengan terpaut lebih dari 1 menit dari rekan setimnya di Repsol Honda, Marc Marquez.

Cedera yang menghantui hampir di sepanjang musim jadi faktor yang menghambat performa Lorenzo hingga akhirnya memutuskan pensiun dari ajang MotoGP. (jun/jal)