LAPORAN DARI MALAYSIA
Yeyen: Semua Pemain Malaysia Berbahaya
CNN Indonesia
Senin, 18 Nov 2019 14:42 WIB
Kuala Lumpur, CNN Indonesia -- Pelatih sementara Timnas Indonesia, Yeyen Tumena, menganggap semua pemain Malaysia bisa menjadi ancaman lini pertahanan Garuda jelang pertemuan kedua tim pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil, Selasa (19/11).
Selain memiliki banyak pemain yang berbahaya untuk lini pertahanan Indonesia, timnas Malaysia juga dianggap Yeyen berada pada kondisi mental yang prima setelah berhasil mengalahkan Thailand 2-1 pekan lalu.
"Ini berat pertandingan tandang, Malaysia dalam kondisi yang percaya diri, Insyaallah, Bismillah kami beri yang terbaik," ujar Yeyen dalam konferensi pers jelang laga Malaysia vs Indonesia di Kuala Lumpur, Senin (18/11) siang.
"Dari pertandingan Malaysia melawan Indonesia dan Malaysia melawan Thailand, saya melihat Malaysia bermain sederhana, bermain baik bahkan bermain secara tim. Buat kami siapapun yang datang ke pertahanan adalah pemain yang berbahaya," ucap Yeyen.
Mantan bek Timnas Indonesia itu juga memprediksi suporter Malaysia bakal memberi tekanan. Namun, Yeyen percaya diri Rudolof Yanto Basna dan kawan-kawan bisa mengatasi tekanan keadaan karena akrab dengan atmosfer penonton lawan di level internasional maupun di klub.
Selain dari penonton, Yeyen juga menganggap tekanan akan datang dari empat hasil buruk yang diperoleh tim Merah Putih selama Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sebelumnya, Indonesia menelan kekalahan dari Malaysia, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.
"Belum dapat poin berarti ada hal-hal yang harus diperbaiki, ada tekanan memang, kami sebagai prajurit di lapangan selalu berhadapan dengan menang atau kalah. Pemain pun sama, apapun tekanan itu akan kami hadapi dengan konsekuensi yang sama, menang atu kalah," kata Yeyen.
[Gambas:Video CNN]
Yanto Basna yang hadir dalam konferensi pers menekankan Timnas Indonesia sudah siap menjalani laga kelima dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 setelah melakukan selama lebih kurang satu pekan di Malaysia.
"Kami sudah datang sejak awal, kami mengantisipasi berbagai hal termasuk hujan. Semua [pemain] dalam kondisi sangat baik dan strategi dari pelatih sudah kami pahami, kami siap bertmpur besok," kata pemain yang memiliki pengalaman bermain di Liga Thailand itu.
Timnas Indonesia hingga kini belum memperoleh poin dari empat kali bertanding dan berada di posisi juru kunci Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Sementara Malaysia yang berada satu setrip di atas Indonesia di Grup G sudah meraih dua kemenangan dari empat laga. Selain mempermalukan tim Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Malaysia juga meraih kemenangan atas Thailand pada pekan lalu. (nva/har)
Selain memiliki banyak pemain yang berbahaya untuk lini pertahanan Indonesia, timnas Malaysia juga dianggap Yeyen berada pada kondisi mental yang prima setelah berhasil mengalahkan Thailand 2-1 pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yeyen Tumena (kiri) menilai permainan Malaysia sederhana. (CNN Indonesia/Nova Arifianto) |
"Belum dapat poin berarti ada hal-hal yang harus diperbaiki, ada tekanan memang, kami sebagai prajurit di lapangan selalu berhadapan dengan menang atau kalah. Pemain pun sama, apapun tekanan itu akan kami hadapi dengan konsekuensi yang sama, menang atu kalah," kata Yeyen.
[Gambas:Video CNN]
Yanto Basna yang hadir dalam konferensi pers menekankan Timnas Indonesia sudah siap menjalani laga kelima dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 setelah melakukan selama lebih kurang satu pekan di Malaysia.
"Kami sudah datang sejak awal, kami mengantisipasi berbagai hal termasuk hujan. Semua [pemain] dalam kondisi sangat baik dan strategi dari pelatih sudah kami pahami, kami siap bertmpur besok," kata pemain yang memiliki pengalaman bermain di Liga Thailand itu.
Sementara Malaysia yang berada satu setrip di atas Indonesia di Grup G sudah meraih dua kemenangan dari empat laga. Selain mempermalukan tim Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Malaysia juga meraih kemenangan atas Thailand pada pekan lalu. (nva/har)
Yeyen Tumena (kiri) menilai permainan Malaysia sederhana. (CNN Indonesia/Nova Arifianto)