Tim Dayung Cemaskan Target Medali di SEA Games Akibat Badai

CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 14:37 WIB
Tim Dayung Cemaskan Target Medali di SEA Games Akibat Badai Ilustrasi pertandingan kano. (Mohd RASFAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim dayung Indonesia mencemaskan target medali di SEA Games 2019 yang bisa berubah usai penundaan jadwal pertandingan akibat topan Kammuri.

Di cabang olahraga dayung, Indonesia tampil di tiga disiplin, kano/kayak, traditional boad race (TBR), dan rowing. Dari ketiga nomor itu tim dayung Indonesia menargetkan enam medali emas.

Akan tetapi, topan Kammuri mengubah sejumlah jadwal pertandingan disebut Manajer Tim Dayung Indonesia, Budiman Setiawan, bisa memengaruhi target medali mereka.


"Target kami enam medali emas. Masing-masing [kano/kayak, rowing dan TBR] dua medali. Atau ketiganya saling menutupi target juga bisa. Kondisi sekarang ini bisa berpengaruh tapi mudah-mudahan tidak," ujar Budiman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (3/12).

Badai yang terjadi di Filipina menyebabkan sejumlah pertandingan mengalami pengunduran. Salah satunya kano/kayak yang dijadwalkan pada 3-4 Desember diundur jadi 6-7 Desember. Sedangkan rowing tetap digelar pada 5-8 Desember.

Menurut Budiman Setiawan, perubahan jadwal itu dapat memberi dampak pada penampilan atletnya yang sudah diatur untuk bisa mencapai puncak penampilan pada hari pertandingan.

Tim Dayung Cemaskan Target Medali di SEA Games Akibat BadaiBandara di Manila ditutup karena topan Kammuri. (Ted ALJIBE / AFP)
"Perubahan [jadwal] tersebut tidak sesuai dengan periodesasi yang kami harapkan mencapai puncak pada 3-4 Desember," kata Budiman.

Selain mencemaskan puncak penampilan atlet, Budiman juga menuturkan efek buruk dari terjadinya badai Kammuri di Filipina. Persiapan tim dayung Indonesia di SEA Games 2019 ikut terganggu.

[Gambas:Video CNN]
"Latihan dilarang. Hari ini kano/kayak tidak ada latihan. Kemarin [Senin] latihan terbatas. Padahal topan belum ada, masih datar," tutur Budiman.

Waktu istirahat dua hari yang dimiliki tim dayung Indonesia juga akan hilang sebagai imbas perubahan jadwal karena topan Kammuri.

Tim Dayung Cemaskan Target Medali di SEA Games Akibat Badai
Jika sesuai rencana awal bertanding pada 3 dan 4 Desember, tim Indonesia mendapat istirahat pada 5 dan 6 Desember sebelum kembali bertanding di nomor traditional boat race (TBR) pada 7 dan 8 Desember.

"Atlet kami ini kan main rangkap. Seperti di tanggal 7, paginya main di kayak, sorenya main di TBR. Indonesia dan Myanmar pasti rangkap. Tidak tahu negara lain. Tuan rumah enak bisa latihan kapan saja di sisi pantai lain yang tidak kena Topan," Budiman menjelaskan.

Topan Kammuri tidak saja merugikan tim dayung Indonesia yang sudah berada di Filipina, tetapi juga tim TBR yang mengalami penundaan keberangkatan.

Tim TBR dijadwalkan berangkat dari Jakarta ke Manila pada Selasa (3/12) pukul 12.00 WIB, namun harus diundur karena Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila, Filipina yang ditutup sejak pukul 11.00 waktu setempat hingga pukul 23.00 dengan mempertimbangkan aspek kondisi cuaca. (TTF/jal)