Hindari Badai, Tim Kano Indonesia Berlatih di Kolam Renang

CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 23:09 WIB
Hindari Badai, Tim Kano Indonesia Berlatih di Kolam Renang Ilustrasi tim kano Indonesia. (Mohd RASFAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim dayung kano dan kayak Indonesia di SEA Games 2019 memilih berlatih di kolam renang Hotel Camayan Beach, Subic, Filipina, untuk menghindari Badai Tisoy, Selasa (3/12).

Badai Tisoy berkecepatan 60 hingga 120 kilometer per jam yang melewati Teluk Subic, terpaksa membuat sesi latihan pada Selasa dan Rabu (3-4 Desember) ditiadakan.

Antara melaporkan, semua atlet diminta tetap tinggal di hotel untuk menjaga keselamatan. Perahu-perahu diangkut dari tempat lomba dan diamankan di sebuah gedung badminton. Jadwal lomba dayung kano, kayak, TBR (traditional boat race) dan rowing diundur hingga 6-7 Desember 2019.


Pelatih kepala Mohamad Suryadi didampingi pelatih Dian Kurniawan dan Roinadi, memimpin latihan di Hotel Camayan Beach, diawali lari pagi di sepanjang pantai, kemudian menyewa perahu wisata untuk berlatih di kolam renang hotel.
[Gambas:Video CNN]
Latihan diikuti atlet kano Riska Andriyani (24 tahun) untuk nomor C1 200 dan 500 meter, Anwar Tarra (32) dan Yuda Firmansyah (24) untuk nomor C2 1.000 meter, Spens Stuber Mehue (29) yang turun di nomor C1 200 meter dan C2 200 meter bersama Marjuki (28), serta Maizir Riyondra (27) untuk K1 1000 meter.

Tim negara lain pun mengikuti, termasuk tim Myanmar, Thailand dan Kamboja.

Tim kano dan kayak Indonesia diperkuat 6 atlet dan 6 ofisial tiba di Bandara NAIA (Ninoy Aquino International Airport), Manila, Jumat (29/11) malam. Kemudian harus menempuh perjalanan menggunakan bus selama 8 jam menuju Teluk Subic sejauh 180 kilometer. Perjalanan tersendat karena proyek pembangunan jalan tol layang pelabuhan Manila.

Tiba di Subic keesokan harinya, Sabtu (30/11) pukul 07.00 pagi, tim beristirahat di hotel beberapa jam, kemudian menuju tempat lomba di pantai Malawaan Park sejauh 12 kilometer untuk melihat 4 perahu kano dan kayak yang dikirim dari Jakarta beberapa hari sebelumnya.

Hindari Badai, Tim Kano Indonesia Berlatih di Kolam Renang
Namun, tim tidak diizinkan turun ke air karena panitia belum menyiapkan tim penolong sesuai prosedur standar. Keesokan harinya, Minggu (1/12), panitia kembali tidak mengizinkan latihan di air karena alasan tidak ada jaminan asuransi keselamatan.

Latihan di air, baru bisa dilakukan para atlet pada Senin (2/12) pagi hingga siang hari. Senin malam, semua perahu diamankan di sebuah gedung bulutangkis untuk mengantisipasi datangnya badai.

Sementara tim TBR (traditional boat race) Indonesia dijadwalkan tiba Selasa (3/12) menggunakan pesawat Malaysian Airlines, berhubung Bandara NAIA Manila ditutup sejak pukul 11.00 hingga 23.00. Tim kemungkinan baru akan tiba Rabu (4/12) di Subic. (jun/jun)