Rapor Pemain Timnas Indonesia U-23 di Fase Grup SEA Games

CNN Indonesia | Jumat, 06/12/2019 13:25 WIB
Rapor Pemain Timnas Indonesia U-23 di Fase Grup SEA Games Timnas Indonesia U-23 meraih empat kemenangan di fase grup. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia U-23 tampil apik dalam lima pertandingan Grup B SEA Games 2019 di cabang sepak bola. Berikut rapor pemain-pemain Indonesia di fase grup.

Garuda Muda lolos ke babak semifinal usai menjadi runner-up Grup B di bawah Vietnam. Dari lima pertandingan di babak grup, Indonesia meraih empat kemenangan dan menelan satu kekalahan.


Kekuatan terbaik diturunkan pelatih Indra Sjafri dalam setiap pertandingan Timnas Indonesia U-23 di babak grup lalu.


Berikut rapor pemain-pemain Timnas Indonesia U-23 di fase Grup B SEA Games 2019 versi tim olahraga CNNIndonesia.com:

Kiper:
Nadeo Argawinata (7,5)
Nadeo menampilkan performa menawan di bawah mistar Timnas Indonesia U-23. Sejumlah penyelamatan penting juga dibuat kiper Borneo FC itu.

Dalam empat kesempatan bermain, Nadeo clean sheet di tiga laga dan hanya kebobolan dua gol saat jumpa Vietnam.

Nadeo Argawinata memiliki penampilan apik di fase grup.Nadeo Argawinata memiliki penampilan apik di fase grup. (CNN Indonesia/ Titi Fajriyah)
Belakang:

Asnawi Mangkualam (8)
Asnawi bisa dibilang sukses menjalankan tugasnya di sektor kanan pertahanan Indonesia. Tidak ada gol yang bersarang di gawang Indonesia dari posisi Asnawi.

Tidak saja tangguh dalam bertahan, Asnawi juga piawai memberikan assist dan bisa menyumbang gol. Di SEA Games 2019 Asnawi mencetak satu gol ke gawang Singapura.

Andy Setyo Nugroho (7,5)
Andy Setyo nyaris sempurna menjaga pertahanan Indonesia bersama Bagas Adi Nugroho sebagai duet bek tengah. Posisinya nyaris tak tergantikan. Tambahan poin bagi Andy adalah mencetak gol ke gawang Brunei Darussalam.

Bagas Adi Nugroho (7,5)
Bersama Andy, Bagas merupakan duet ideal bagi pertahanan Indonesia di SEA Games. Seperti Andy, Bagas juga mencetak satu gol di fase grup saat bobol gawang Laos.

Dodi Alexvan Djin (6,5)
Sebagai pemain belakang, Alex punya naluri menyerang yang bagus. Meski terkadang aksinya dalam overlap ke depan menjadi bumerang untuk pertahanan Indonesia.

Tengah:

Zulfiandi (7)
Indonesia memiliki variasi serangan dengan bermainnya Zulfiandi. Umpan-umpan jauh jadi andalan Zulfiandi bagi Garuda Muda. Keseimbangan dalam bertahan dan menyerang juga lebih terjaga saat ada Zulfiandi.

Evan Dimas (6,5)
Evan 'pemegang' sekaligus pemain yang bisa mengalirkan bola yang baik. Kontrol permainan terlihat bagus saat ada Evan. Kehilangan Evan terlihat saat Indonesia kalah 1-2 dari Vietnam.

Osvaldo Haay tumpuan lini serang Indonesia.Osvaldo Haay tumpuan lini serang Indonesia. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Syahrian Abimanyu (6,5)
Syahrian menambah kesolidan lini tengah Indonesia. Tidak saja apik dalam kontrol bola, Syahrian memiliki operan-operan yang bisa menjadi peluang untuk Garuda Muda.

Depan:

Saddil Ramdani (7)
Saddil mengoleksi dua gol di fase grup. Performanya kerap menyulitkan pertahanan lawan lewat gocekan dan kecepatannya. Tapi ada beberapa momen ketika Saddil salah mengambil keputusan saat di kotak penalti lawan.

[Gambas:Video CNN]
Egy Maulana Vikri (7)
Egy mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain andalan dengan mencetak tiga gol dan menyumbang beberapa assist. Di SEA Games ini peran Egy untuk Indonesia lebih terlihat.

Osvaldo Haay (8)
Osvaldo sukses menjadi pengganti striker utama di Timnas Indonesia U-23. Selain sebagai pemecah kebuntuan, Osvaldo juga bisa jadi false nine saat melawan Brunei.

Rapor Pemain Timnas Indonesia U-23 di fase Grup SEA Games
Pemain Lain:
Muhammad Rafli Mursalim (6)
Rafli harus berjibaku dengan pemulihan di SEA Games kali ini usai cedera lawan Singapura. Saat lawan Thailand penampilan Rafli juga tidak terlalu mengesankan.

Nurhidayat Haji Haris (6)
Nurhidayat tidak lagi jadi pilihan utama Indra Sjafri. Saat jadi pemain pengganti di fase grup, penampilannya cukup bagus meski beberapa kali masih melakukan kesalahan.

Feby Eka Putra (5)
Feby jadi pemain pengganti saat Indonesia vs Brunei. Tetapi saat dimainkan, Feby terlihat belum bisa menyatu dengan para pemain lain.

Muhammad Riyandi (6,5)
Riyandi hanya sekali memiliki kesempatan bermain di fase grup, ketika melawan Brunei. Kepercayaan itu dibaway Riyandi dengan menjaga gawang Indonesia tidak kebobolan.

Firza Andika (6)
Firza memiliki penampilan bagus saat melawan Thailand. Tetapi nasib baik tidak memihak kepadanya, lantaran Firza cedera saat melawan Singapura.
Sani Rizki mencetak satu gol ke gawang Vietnam.Sani Rizki mencetak satu gol ke gawang Vietnam. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Sani Rizki (7)
Sani Rizki berhasil membayar kepercayaan ketika diturunkan pada laga lawan VIetnam dan berhasil membuat Indonesia unggul di babak pertama.

Witan Sulaeman (7)
Witan masih minim mendapat menit bermain di babak penyisihan. Namun ia terbilang cukup apik dan bisa membayar kepercayaan yang diberikan ketika turun ke lapangan. (sry/ptr)