Doan Van Hau: Pahlawan Vietnam, Musuh Utama Indonesia

CNN Indonesia | Rabu, 11/12/2019 06:47 WIB
Doan Van Hau: Pahlawan Vietnam, Musuh Utama Indonesia Doan Van Hau (nomor 5) mencetak dua gol ke gawang Indonesia dalam laga final SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bek Vietnam Doan Van Hau menjadi pahlawan publik sepak bola negara tersebut. Sebaliknya, bek 20 tahun tersebut menjadi musuh utama para pendukung Timnas Indonesia.

Nama Van Hau harum lantaran berkontribusi besar membantu Vietnam mengalahkan Indonesia 3-0 pada final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Selasa (10/12). Dia mencetak dua dari tiga gol kemenangan Vietnam pada menit ke-40 dan 73.

Bek SC Heerenveen itu langsung dielu-elukan media Vietnam. Salah satunya situs 24H yang memberitakan klub Liga Belanda itu menyampaikan selamat kepada pemainnya di akun Twitter maupun Facebook mereka.


Media itu pun menyebut pengalamannya merumput bersama SC Heerenveen menjadikan Van Hau terbiasa menghadapi permainan cepat dan teknik tinggi dari para pemain Indonesia.


Van Hau sendiri bergabung ke SC Heerenveen dengan status pinjaman dari Ha Noi FC pada September 2019. Sejauh ini dia belum pernah memperkuat klub itu di kompetisi Liga Belanda.

Van Hau tercatat baru tiga kali bermain di Liga Belanda U-21 membela klubnya tersebut. Pemain bernomor punggung 5 itu juga tercatat masuk dalam skuat senior Vietnam meski baru 20 tahun.

Harum di Vietnam, Van Hau mendapat cercaan dari para fan sepak bola Indonesia.

Doan Van Hau: Pahlawan Vietnam, Musuh Utama Indonesia
Bukan karena sang pemain mengemas dua gol kemenangan, melainkan aksinya melakukan tekel keras terhadap Evan Dimas.

Tekel horor itu dilakukannya terhadap Evan Dimas pada menit ke-20 sebelum membobol gawang Indonesia. Akibat pelanggaran keras tersebut, Evan Dimas mengalami cedera parah di pergelangan kaki kiri. 

Membuat Evan terkapar, Van Hau bebas dari hukuman kartu. Wasit Majed Mohamemd Alshamrani tidak menganggap tindakan Van Hau sebagai pelanggaran. Pengadil asal Arab Saudi itu baru menghentikan pertandingan ketika Evan tak bisa bangun.

Gelandang Barito Putera itu pun langsung dipapah ke luar lapangan dan digantikan oleh Syahrian Abimanyu.

Akibat aksinya itu, akun media sosial Instagram pemain Vietnam itu langsung diserang netizen Indonesia dengan beragam caci-maki. Unggahan terbarunya dengan memamerkan medali emas juga kembali dihujani hujatan netizen Indonesia. (bac/jun)