Polling: Milla dan Indra Favorit Melatih Timnas Indonesia

CNN Indonesia | Kamis, 12/12/2019 19:46 WIB
Polling: Milla dan Indra Favorit Melatih Timnas Indonesia Pelatih Indra Sjafri memberikan medali perak untuk Indonesia di SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Luis Milla dan Indra Sjafri menempati dua posisi teratas pilihan pembaca CNNIndonesia.com untuk melatih Timnas Indonesia.

Berdasarkan hasil polling di media sosial Twitter, CNNIndonesia.com mencantumkan empat nama sebagai pengganti Simon McMenemy yang dipecat dari kursi pelatih.

Keempat nama tersebut antara lain Milla, Indra, Shin Tae-yong, dan pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco.


Mengacu hasil jajak pendapat, Milla dapat perolehan terbesar. Mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 itu memperoleh 40 persen suara.

Polling: Milla dan Indra Calon Favorit Pelatih IndonesiaLuis Milla masih jadi favorit untuk melatih Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Angka tersebut hanya unggul tipis dari Indra yang berada di posisi kedua. Arsitek Timnas Indonesia U-23 itu mendapatkan 33 persen suara.

Sedangkan Tae-yong hanya meraih 18 persen suara. Begitu pula dengan Teco yang dapat 10 persen suara.

[Gambas:Video CNN]
Milla sendiri bukan sosok yang baru bagi PSSI karena pernah dua tahun menukangi Timnas Indonesia u-23 dan Timnas Indonesia. Prestasi terbaik Milla saat membawa tim Garuda Muda lolos ke perempat final Asian Games 2018.

Sementara Indra baru saja mempersembahkan medali perak di SEA Games 2019. Meski gagal juara, Indra membuat Timnas Indonesia U-23 tampil atraktif dan membuat Osvaldo Haay dkk total mencetak 21 gol dari tujuh laga.

Polling: Milla dan Indra Calon Favorit Pelatih Indonesia
Adapun kandidat lain yakni Tae-yong sepertinya akan segera berlabuh di klub China Shenzen FC seperti dilaporkan media Korsel Sport Chosun. Padahal, mantan pelatih timnas Korea Selatan itu paling diinginkan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan menggantikan posisi Simon McMenemy.

Tae-yong disebut akan segera membubuhkan tanda tangan untuk menangani tim berjuluk Youth Army. Namun tidak diketahui secara pasti durasi kontrak yang akan ditandatangani pelatih 50 tahun tersebut. (jal/bac)