Korban Vietnam di Final SEA Games 2019 Bertambah

CNN Indonesia | Jumat, 13/12/2019 07:27 WIB
Evan Dimas bukan satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang menjadi korban permainan keras Vietnam pada final SEA Games 2019. Firza Andika mengalami cedera jari pada final SEA Games 2019 melawan Vietnam. (AP Photo/Aaron Favila)
Jakarta, CNN Indonesia -- Evan Dimas Darmono bukan satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang menjadi korban permainan keras Vietnam pada final SEA Games 2019, Selasa (10/12). Bek kiri Firza Andika juga mengalami cedera yang cukup serius.

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri mengatakan Firza mengalami dislokasi jari dan harus menjalani operasi. Namun, pemain PSM Makassar itu tetap bermain penuh 90 menit saat Indonesia dikalahkan Vietnam 0-3 di final SEA Games 2019.

"Yang jelas korban lawan Vietnam ada satu lagi, yaitu Firza. Firza juga ada dislokasi di ujung jari, sepertinya harus dioperasi," ujar Indra Sjafri.


Cedera jari saat melawan Vietnam merupakan cedera kedua yang dialami Firza selama SEA Games 2019. Sebelumnya, bek 20 tahun itu mengalami cedera saat melawan Singapura di fase grup dan baru kembali tampil saat melawan Myanmar di semifinal.

Evan Dimas cedera pergelangan kaki kiri di final SEA Games 2019.Evan Dimas cedera pergelangan kaki kiri di final SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Dalam final SEA Games 2019 yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Evan Dimas merupakan pemain pertama Indonesia yang mengalami cedera karena permainan keras Vietnam. Gelandang Barito Putra itu cedera pergelangan kaki kiri setelah dilanggar pemain Vietnam Doan Van Hau.

Korban Vietnam di Final SEA Games Bukan Hanya Evan Dimas
Saat ditemui di sela pemberian bonus SEA Games 2019 di Hotel Sahid, Kamis (12/12) malam, Indra Sjafri mengaku belum mengetahui kondisi pasti Evan Dimas karena masih dalam proses magnetic resonance imaging (MRI).

"Nanti dilihat dahulu hasilnya setelah MRI," tutur Indra Sjafri.

[Gambas:Video CNN]
Cedera Evan Dimas dan Firza mewarnai kekalahan 0-3 Indonesia dari Vietnam, sekaligus kembali mengubur ambisi tim Garuda meraih medali emas SEA Games untuk kali pertama dalam 28 tahun.

Selain meraih perak di SEA Games 2019, Timnas Indonesia U-23 juga mencatat beberapa rekor, di antaranya mencetak gol terbanyak dalam sejarah SEA Games (21 gol), dan Osvaldo Haay yang jadi pencetak gol terbanyak di SEA Games dengan torehan 8 gol. (sry/har)