Mantan pemain Timnas Indonesia itu khawatir PSSI cemburu dengan keberhasilan Vietnam meraih medali emas SEA Games 2019 bersama pelatih asal Korea Selatan, Park Hang Seo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan cemburu jadi latah. Cemburu karena Vietnam bisa progres prestasi sepak bolanya. Sedangkan latahnya, kenapa harus [pelatih asal] Korea? Negara kita lebih besar kok. Bisa lebih sukses dari Vietnam, tapi mau enggak?" ucap Supriyono kepada CNNIndonesia.com, Rabu (18/12).
Pelatih timnas Vietnam Park Hang Seo. (CNN Indonesia/Surya Sumirat) |
Supriyono menyebut dengan pemilihan Shin Tae-Yong sebagai pelatih, PSSI ingin Timnas Indonesia bisa menaikkan level sepak bolanya seperti Korea Selatan. Selain itu ada perbaikan sistem di level timnas senior serta untuk memberikan wawasan bermain kepada para pemain.
"Pastinya kalau memang Shin Tae-Yong jadi [pelatih Timnas Indonesia], kita mau memperbaiki prestasi sepak bola kita dalam arti kata level sepak bola kita meningkat. Cuma kehadiran Tae-Yong ini tidak bisa disamakan juga dengan dengan Park Hang Seo."
"Tae Yong juga bukan pelatih istimewa. Karena dia pernah membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia saja. Kalau yang lainnya dia datar-datar saja. Jangan dibanding-bandingkan juga," jelas Supriyono.
Kehadiran Shin Tae Yong di Timnas Indonesia diharapkan Supriyono bisa menularkan militansi dan etos kerja kepada para pemain. Sebab, pola atau strategi permainan tidak akan berjalan maksimal jika tak diimbangi kecerdasan pemain.
"Strategi, pola, atau formasi apapun yang digunakan kalau tidak diimbangi dengan pemain yang cerdas dan cerdik, sistem itu tidak akan bisa jalan maksimal siapapun pelatihnya," tutur Supriyono.
"Contoh saat di final SEA Games, bagaimana gerak Saddil [Ramdani] dimatikan. Park tau kekuatan Indonesia ada di mana dan pemainnya bisa menerapkan strategi itu dengan benar. Bagaimana pemain Vietnam membuat Evan [Dimas] cedera dengan kepintarannya," ungkap Supriyono. (ttf/jun)
Pelatih timnas Vietnam Park Hang Seo. (CNN Indonesia/Surya Sumirat)