Diteriaki Suara Monyet, Rudiger Ingin Pelaku Dihukum

CNN Indonesia | Senin, 23/12/2019 10:14 WIB
Diteriaki Suara Monyet, Rudiger Ingin Pelaku Dihukum Antonio Rudiger (kiri) mendapat serangan rasial di markas Tottenham. (AP Photo/Ian Walton)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bek Chelsea, Antonio Rudiger berharap pelaku tindakan rasial pada laga lawan Tottenham Hotspur di Liga Inggris mendapat hukuman berat.

Rudiger jadi salah satu bintang kemenangan Chelsea atas Tottenham Hotspur dengan skor 2-0. Namun dalam laga tersebut, Rudiger sempat mendapat seruan rasial dari oknum pendukung Tottenham.

Rudiger berharap pelaku rasial bisa ditemukan dan dihukum berat.


"Sungguh menyedihkan melihat perilaku rasial di sepak bola namun sangat penting untuk membicarakan hal ini di muka umum. Bila tidak, kasus seperti ini bakal terlupakan dalam beberapa hari ke depan," kata Rudiger dalam akun twitter miliknya.

Rudiger menyatakan kelakuan negatif tersebut tidak menggambarkan Tottenham secara utuh. Karena itu, ia meminta bantuan semua pihak agar pelaku bisa ditemukan.

Diteriaki Suara Monyet, Rudiger Ingin Pelaku DihukumChelsea berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur. (AP Photo/Ian Walton)
"Saya tak ingin melibatkan Tottenham secara keseluruhan karena saya tahu hanya sekumpulan orang bodoh yang melakukan aksi ini. Saya banyak menerima dukungan dari penggemar Spurs. Saya berharap pelaku bisa ditemukan dan dihukum."

"Di lapangan modern seperti Stadion Tottenham Hotspur, ada banyak TV dan kamera pengawas. Sangat mungkin menemukan pelaku. Bila tidak, tentu bakal ada saksi yang melihat dan mendengar insiden tersebut," ucap Rudiger.
[Gambas:Video CNN]
Tottenham sendiri telah menegaskan bahwa mereka akan melakukan usaha terbaik untuk menemukan pelaku.

Diteriaki Suara Monyet, Rudiger Ingin Pelaku Dihukum
Kemenangan 2-0 yang didapat Chelsea atas Tottenham membuat mereka makin kokoh di posisi empat besar. The Blues mengoleksi 32 poin, unggul empat angka dari Sheffield United yang ada di posisi kelima. (ptr/nva)