Valverde jadi Pemain Terbaik Piala Super Spanyol merupakan kejutan lantaran pemain Uruguay itu mendapat kartu merah di menit ke-115 usai melakukan pelanggaran berat terhadap striker Atletico Madrid Alvaro Morata dalam partai final yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menilik performa Valverde dalam dua laga di Piala Super Spanyol, rapor eks pemain Penarol itu tidak terlalu istimewa. Penampilan Valverde berdasarkan statistik WhoScored cukup mengesankan tapi tidak sangat menonjol.
Tidak ada gol atau assist yang diciptakan Valverde di partai semifinal dan final Piala Super Spanyol 2020. Di semifinal melawan Valencia, Valverde memiliki akurasi operan paling tinggi, 96 persen, dengan 87 operan yang akurat dari total 91 operan, dua di antaranya merupakan operan kunci.
Tekel Federico Valverde kepada Alvaro Morata terjadi di momen yang tepat. (Giuseppe CACACE / AFP) |
Dalam laga final akurasi operan Valverde hanya 91 persen, Toni Kroos jadi pemiliki akurasi terbaik (97 persen) dari 97 operan, untuk pemain yang tampil lebih dari 60 menit. Tembakannya juga tetap dua kali, paling banyak adalah Luka Modric dengan lima tembakan.
[Gambas:Video CNN]
Meski demikian, pada partai puncak itu insting menyerang Valverde lebih bagus dibanding di semifinal. Valverde tercatat melakukan delapan kali sukses dribel dari sembilan percobaan. Jumlah itu paling bagus di antara pemain Madrid, termasuk Isco atau Luka Jovic yang jadi striker.
Salah satu poin yang bisa menjadikan Valverde Pemain Terbaik Piala Super Spanyol adalah pengorbanannya membawa tim asuhan Zinedine Zidane juara turnamen tahun ini.
Striker 27 tahun itu justru mendapatkan benjol di jidat bagian kiri lantaran terinjak Dani Carvajal yang ribut dengan Stefan Savic saat kemelut kartu merah Valverde. Tendangan bebas Atletico yang dieksekusi Kieran Trippier dari pelanggaran tersebut juga membentur pagar Madrid.
Lihat juga:Menpora Malaysia Janji Urus Kento Momota |
Di media sosial Twitter, netizen dengan akun @lesspissedoff menyebut kartu merah yang didapat Valverde adalah yang terbaik dalam sejarah.
[Gambas:Twitter]
Valverde meninggalkan lapangan dengan diiringi tepuk tangan penghormatan dari publik Stadion King Abdullah Sports City. Ia juga dapat respons positif dari pelatih Atletico, Diego Simeone.
Maklum, tekel Valverde tersebut benar-benar terjadi dalam momentum yang tepat, muncul di menit-menit akhir dan momen krusial. Ia kini jadi pujaan baru publik Santiago Bernabeu, tapi bisa juga jadi musuh baru suporter Atletico dalam Derbi Madrid berikutnya. (sry/nva)
Tekel Federico Valverde kepada Alvaro Morata terjadi di momen yang tepat. (Giuseppe CACACE / AFP)