Berdasarkan pemutakhiran peringkat BWF terakhir yang keluar pada 14 Januari 2020, Hafiz/Gloria naik satu peringkat ke posisi delapan dunia. Meski begitu, posisi keduanya disebut belum aman untuk bisa memastikan tampil di Olimpiade 2020 Tokyo karena masih ada tujuh turnamen perebutan poin sampai April mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: CNN Indonesia/Arby Rahmat PutratamaRichard Mainaky memasang target posisi tujuh dunia di bulan Maret untuk Hafiz/Gloria. |
"Kalau soal fisik itu sudah risiko ya. Jadi tujuh turnamen ke depan harus benar-benar-benar dikejar. Saya yakin mereka bisa ke peringkat tujuh, di sisa tujuh turnamen ini," ucap Richard, Selasa (14/1).
Richard bakal mempersiapkan Hafiz/Gloria dari semua aspek, mulai dari teknik maupun fisik.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, terkait kekalahan dari pasangan China Zheng Shi Wei/Huang Yaqiong 14-21, 13-21 di Indonesia Masters 2020, Richard mengatakan Hafiz/Gloria lambat sejak memulai gim pertama. Meski ada sedikit perubahan di gim kedua lewat pertahanan yang lebih rapat, tapi lawan yang merupakan unggulan pertama itu tidak memberikan kesempatan buat Hafiz/Gloria untuk mengembangkan permainannya.
"Saya rasa mereka pernah menang [Jepang Open 2019]. Setelah itu kalah-kalah terus. Jadi sepertinya ada sedikit ketidakpercayaan diri, kurang yakin karena masih melihat catatan rekor," terang Richard.
Hafiz/Gloria sendiri lebih menyalahkan kondisi Istora Senayan yang cukup berangin. Kekalahan di Indonesia Masters 2020 ini membuat catatan head to head keduanya dengan pasangan China menjadi 1-6. Hafiz/Faisal menegaskan bakal berusaha mati-matian di bulan Maret.
Foto: CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama