Kemenpora Ogah Tanggapi Larangan Gelar Formula E di Monas

CNN Indonesia | Kamis, 06/02/2020 09:24 WIB
Kemenpora Ogah Tanggapi Larangan Gelar Formula E di Monas Formula E dilarang digelar di Monas, Kemenpora ogah tanggapi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak Kemenpora mengatakan ogah menanggapi larangan gelar ajang Formula E di area Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada 6 Juni.

Sekretaris Menteri Sekretariat Negara (Sesmensesneg) Setya Utama menyatakan larangan gelaran Formula E di dalam are Monas. Setya menjelaskan keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan cagar budaya di kawasan Monas. Selain itu ada kegiatan pengaspalan yang membuat gelaran Formula E tak memungkinkan digelar di kawasan tersebut.

Sekretaris Menpora (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto mengatakan pihaknya sama sekali tidak mendapatkan kabar dari Pemprov DKI Jakarta soal perkembangan persiapan Jakarta sebagai tuan rumah Formula E.


"Tak ada update apa-apa dari Pemprov. Seharusnya memang dikomunikasikan juga soal progres untuk gelaran tersebut ke Kemenpora."

"Dengan demikian, posisi kami adalah tidak akan memberikan tanggapan apa-apa karena memang tidak ada update dari Pemprov DKI," kata Gatot saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan pihak Pemprov tak pernah memberitahu perkembangan persiapan Formula E. (Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan pihak Pemprov tak pernah memberitahu perkembangan persiapan Formula E. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Gatot sendiri mengakui sebelumnya Kemenpora pernah memberikan rekomendasi kepada Pemprov DKI untuk menggelar Formula E 2020.

"Waktu itu surat rekomendasi dikeluarkan pak Imam [Nahrawi, Menpora periode 2014-2019]. Formula E boleh digelar di Jakarta dengan syarat tak menggunakan dana APBN. Pak Anies [Baswedan, Gubernur DKI Jakarta] yang meminta rekomendasi."

"Setelah itu tak ada update lagi dari Pemprov soal perkembangan rencana gelaran Formula E. Kemudian muncul berita ini [Formula E dilarang digelar di Monas]. Kami tentu menghargai keputusan Setneg," ujar Gatot.

Kemenpora Ogah Tanggapi Larangan Gelar Formula E di Monas
Pihak Pemprov DKI juga belum memberikan tanggapan terkait larangan Formula E di Monas. Pihak PT Jakpro yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI juga belum memberikan tanggapan. PT Jakpro ikut dilibatkan dalam hajat gelaran Formula E di Jakarta.

CNNIndonesia.com sudah mencoba menghubungi Corporate Secretary PT Jakpro Hani Sumarno, namun belum ada respons hingga berita ini diturunkan. (bac/sry)