Jakarta Banjir, Netizen Ramai Serang Ajang Formula E

CNN Indonesia | Jumat, 03/01/2020 09:56 WIB
Jakarta Banjir, Netizen Ramai Serang Ajang Formula E Ilustrasi Formula E. (Mike Stobe/Getty Images for Kaspersky/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ibu Kota Indonesia mengalami banjir parah dan netizen ramai-ramai menyerang rencana gelaran Formula E Jakarta pada Juni 2020.

Hujatan terhadap rencana gelaran Formula E tersebut masuk trending topic di Twitter dengan tanda pagar #shameOnyouFormulaEJakarta.

Sejumlah netizen menilai anggaran besar yang akan dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyakiti perasaan warga Jakarta setelah banjir melanda ibu kota pada 1 Januari 2020.


"Event kalian sangat merugikan banyak orang," demikian tulis salah satu netizen di Twitter sembari melakukan mention ke akun @FIAFormulaE dalam tagar #shameOnyouFormulaEJakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menemui korban banjir di kawasan Kalideres Jakarta Barat. (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menemui korban banjir di kawasan Kalideres Jakarta Barat. (CNN Indonesia/ Tiara Sutari)
Ada juga yang menyinggung kebijakan Anies memotong anggaran antisipasi banjir DKI karena anggaran besar yang akan dikeluarkan untuk Formula E.

"Tidak layak gelar Formula E di Jakarta. Banyak korban yang meninggal karena banjir tahun baru 2020 di Jakarta," tulis salah satu akun Twitter.


Banjir besar sebenarnya bukan hanya terjadi di Jakarta, namun juga di beberapa kota besar di Indonesia.

Diberitakan sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan usulan anggaran untuk menyelenggarakan Formula E mencapai Rp1,3 triliun. Sebesar Rp360 miliar untuk commitment fee dan Rp934 miliar untuk biaya penyelenggaraan.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro), pihak yang berperan sebagai pembangun infrastruktur Formula E Jakarta, juga sebelumnya menyampaikan biaya yang dibutuhkan membangun infrastruktur Rp300 miliar hingga Rp350 miliar.



(bac/har)