Kronologi Rencana Formula E hingga Ditolak Digelar di Monas

CNN Indonesia | Kamis, 06/02/2020 12:00 WIB
Empat bulan jelang Formula E Jakarta digelar, penggunaaan Monas sebagai area lintasan ditolak. Berikut kronologi persiapan Formula E. Persiapan Formula E di Jakarta mengalami masalah. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Empat bulan jelang Formula E 2020 seri Jakarta digelar, Setneg menolak keinginan untuk menjadikan kawasan Monumen Nasional (Monas) sebagai area lintasan. Berikut kronologi perjalanan  persiapan Formula E di Jakarta.

DKI Jakarta berencana menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara seri balapan Formula E 2020 yang dimulai pada 6 Juni mendatang. Namun, keinginan untuk menjadikan kawasan Monumen Nasional (Monas) sebagai area lintasan mendapatkan penolakan dari Sekretariat Negara (Setneg), Rabu (5/2) malam.

Sekretaris Sekretariat Negara, Setya Utama mengatakan berdasarkan hasil rapat Komite Pengarah (Komrah), tidak disetujui apabila Formula E digelar di dalam area Monas. keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan Monas yang masuk kawasan cagar budaya.


Wacana Jakarta menjadi tuan rumah Formula E sudah santer terdengar sejak beberapa tahun lalu. Tepatnya ketika delegasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang dipimpin Sadikin Aksa berkunjung ke markas Federasi Otomotif Internasional (FIA) di Paris, Prancis pada 2018.

Berikut kronologi rencana Formula E digelar di Jakarta hingga ditolak digelar di Monas yang telah dirangkum CNNIndonesia.com:

13 Juli 2019

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan Jakarta akan menjadi tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E 2020. Hal itu diungkapkan Anies usai bertemu dengan Federasi Otomotif Internasional (FIA) selaku pengelola Formula E di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, pada Jumat (13/7).

Anies melalui akun Instagram-nya mengumumkan bahwa FIA merestui Jakarta sebagai salah satu tuan rumah Formula E. Hasil itu ia dapatkan setelah berdiskusi dengan para petinggi Formula E, Alexandro Agag dan Alberto Lungo di sela-sela putaran final sesi 6 Formula E 2019.

"Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di pertengahan tahun 2020. Selepas World Cities Summit di Medellin, langsung terbang ke New York untuk tuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E," tulis Anies pada 14 Juli 2019.

15 Juli 2019

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan terdapat dua rute di sekitaran Monas yang akan dijadikan lintasan balap Formula E 2020. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan dua rute ini sudah disetujui oleh pihak penyelenggara Formula E.

Sirkuit pertama yang akan dijadikan trek Formula E dimulai dari: Silang Monas Tenggara - MI Ridwan Rais- Tugu Tani - MI Ridwan Rais - Merdeka Selatan - Wisma Antara - Kedubes AS- Silang Monas Tenggara. Alternatif lainnya berada di jalan Silang Monas Selatan - belakang Gambir - Ridwan Rais - Merdeka Selatan - Bundaran Patung Kuda - Silang Monas Selatan.

Dua rute tersebut merupakan hasil dari seleksi lima sirkuit yang diusulkan Pemprov DKI. Dua rute itu juga disebut telah disetujui FIA selaku promotor usai melakukan survei di Jakarta pada 8 Juli 2019.
Anies Baswedan menyatakan Jakarta bakal jadi salah satu tuan rumah Formula E 2020.Anies Baswedan menyatakan Jakarta bakal jadi salah satu tuan rumah Formula E 2019/2020. (CNN Indonesia/Daniela)

24 Juli 2019

Pihak Formula E melalui Senior Press Officer, Sam Mallison kepada CNNIndonesia.com belum dapat memastikan seri balapan yang digelar di Jakarta pada 2020. Mallison kala itu membenarkan jika sedang terjadi pembicaraan untuk menggelar balapan di Jakarta namun belum ada keputusan resmi.

13 Agustus 2019

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengklaim butuh dana hingga US$24,1 juta atau setara Rp 343 miliar untuk menggelar balapan Formula E. Lewat dana tersebut, Anies menegaskan manfaatnya akan sangat besar bagi sisi perekonomian Jakarta dan berpotensi meraup pendapatan hingga Rp1,2 triliun.

Anies juga mengklaim seluruh proses pembiayaan gelaran Formula E sudah dilaporkan ke Presiden Joko Widodo. Ia menyebut Jokowi sangat mendukung gelaran tersebut dilaksanakan di Jakarta.

20 September 2019

Formula E melalui situs resminya memastikan Jakarta akan jadi salah satu tuan rumah seri balapan tersebut pada 6 Juni 2020. Selain Jakarta, Seoul, Korea Selatan dan London, Inggris juga masuk dalam kalender balapan Formula E 2020.

Pada saat konferensi pers yang digelar Pemprov DKI di area Monas di waktu yang bersamaan, Anies menyebut Jakarta bakal menjadi tuan rumah Formula E untuk kurun waktu lima tahun ke depan mulai 2020. Ia juga menyebut akan melakukan penutupan jalan raya sebagai dampak penyelenggaraan Formula E sementara sebagai komitmen supaya tidak mengganggu fasilitas masyarakat terlalu lama.
Kronologi Rencana Formula E Hingga Ditolak Digelar di MonasKarnaval Jakarta Langit Biru 2019 merupakan rangkaian dari acara persiapan Jakarta sebagai tuan rumah Formula E Federasi Otomotif Internasional (FIA) tahun 2020. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

4 Januari 2020

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapatkan kritik dari masyarakat yang menyebut gelaran Formula E terkait isu pemangkasan anggaran pengendalian banjir senilai Rp500 miliar yang diduga dialihkan untuk penyelenggaraan ajang balap bergengsi dunia tersebut.

Namun, Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin langsung membantah isu tersebut.

Selain itu, lebih dari tiga ribu orang juga telah menandantangani petisi yang di situs change.org untuk meminta supaya Anies membatalkan gelaran Formula E 2020.
Kronologi Rencana Formula E Hingga Ditolak Digelar di MonasAnies Baswedan sempat mendapat kritik terkait gelaran Formula E yang membuat anggaran pengendalian banjir dipangkas. (CNN Indonesia/ Bisma Septalisma)

28 Januari 2020

Mensesneg Pratikno menyatakan Komisi Pengarah belum memberikan keputusan terkait perubahan tata letak kawasan Monumen Nasional untuk ajang balap mobil listrik tersebut.

"Sampai sekarang, kami masih membahas dan belum final karena (Formula-E) itu akan memanfaatkan dan mengubah jalan yang sesuai dengan Formula-E itu. Komisi Pengarah belum memutuskan," ucap Pratikno.

5 Februari 2020

Sekretariat Negara selaku Komisi Dewan Pengarah Kawasan Medan Merdeka tidak memberikan izin kepada Pemprov DKI untuk menggelar ajang balap Formula E di area Monas.

Penolakan itu merupakan hasil dari rapat Komisi Pengarah (Komrah) yang tidak menyetujui apabila Formula E digelar di dalam area Monas. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan cagang budaya di kawasan Monas. (TTF/ptr)