Kronologi VAR Tiga Kali Tolong MU Menang Atas Chelsea

CNN Indonesia | Selasa, 18/02/2020 05:22 WIB
Kronologi VAR Tiga Kali Tolong MU Menang Atas Chelsea MU mendapatkan tiga keuntungan dari keputusan VAR pada laga lawan Chelsea. (AP Photo/Ian Walton)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manchester United total tiga kali mendapatkan keuntungan dari peraturan VAR dalam kemenangan atas Chelsea 2-0 dalam laga Liga Inggris di Stamford Bridge, Senin (17/2). Selain dua gol Chelsea yang batal, MU juga sempat diuntungkan dengan keputusan tak mengeluarkan kartu merah dari wasit untuk pelanggaran Harry Maguire.

MU berhasil mendapatkan tambahan tiga poin dalam lawatan mereka ke markas Chelsea. Berikut tiga momen VAR menolong MU meraih hasil positif di laga ini:


1. Tendangan Maguire ke Batshuayi


Harry Maguire adalah pencetak gol kedua MU ke gawang Chelsea. Gol tersebut tidak akan terjadi bila Maguire diusir wasit di babak pertama. Pada menit ke-20, Maguire terjatuh di sisi lapangan setelah berebut bola dengan Batshuayi.

Dalam posisi terjatuh, Maguire terlihat mengarahkan kaki ke alat vital Batshuayi. Wasit Anthony Taylor melihat VAR dan menyatakan tidak ada kartu untuk Maguire ke Batshuayi dalam insiden tersebut
Wasit Anthony Taylor yang memimpin laga Chelsea vs MU.Wasit Anthony Taylor yang memimpin laga Chelsea vs MU. (AP Photo/Ian Walton)

2. Gol Kurt Zouma Batal

Kurt Zouma sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-56.Kurt Zouma sukses menendang bola hasil sepak pojok Willian. Protes dari pemain-pemain MU menuntun Taylor untuk melihat VAR.

Setelah melihat VAR, wasit memutuskan tidak ada gol karena Cesar Azpilicueta lebih dulu melanggar Brandon Williams saat bola meluncur menuju Kurt Zouma.

[Gambas:Video CNN]

3. Gol Olivier Giroud Batal

Olivier Giroud dimasukkan Frank Lampard setelah Chelsea tertinggal 0-2. Giroud langsung membuktikan dampak positif lewat gol sundulan kepala. Namun Taylor yang kembali melihat tayangan ulang gol tersebut melalui VAR menyatakan gol tersebut tidak sah.


Gol Chelsea kali ini tidak sah karena Giroud dinyatakan offside. Dalam tayangan ulang, posisi satu kaki Giroud lebih maju sekitar ukuran satu tapak kaki dari pemain terakhir MU. (ptr/ptr)