MotoGP Coba Percaya Diri di Tengah Pandemi Corona

CNN Indonesia | Jumat, 20/03/2020 21:00 WIB
MotoGP Coba Percaya Diri di Tengah Pandemi Corona Dorna sudah menunda pelaksanaan empat seri awal MotoGP 2020. ( AFP PHOTO / MOHD RASFAN)
Jakarta, CNN Indonesia -- CEO Dorna Carmelo Ezpeleta sebagai pelaksana MotoGP menyatakan bakal berusaha keras menyelenggarakan MotoGP di tengah situasi tidak pasti akibat pandemi Corona.

Ezpeleta membuat surat terbuka dengan menggambarkan situasi normal yaitu berlangsungnya MotoGP Thailand akhir pekan ini bila tak ada pandemi Corona.

Namun lantaran penyebaran virus tersebut, MotoGP sudah mengumumkan pembatalan dan penundaan empat seri awal, termasuk MotoGP Qatar, MotoGP Amerika Serikat, dan MotoGP Argentina.


"Kita semua harus lebih bertanggung jawab dan mendukung satu sama lain dengan mendukung pelarangan serta rekomendasi dari pemerintah yang tentunya bakal memberi dampak positif bagi kita semua."

"Virus ini membuat dunia seolah berhenti berputar untuk waktu yang belum pasti, namun kami yakin bahwa kita semua akan kembali ke kehidupan normal dan menjadi lebih kuat dibandingkan sebelumnya. Ini adalah jeda sementara dan saya ingin mengirim semangat agar semua tetap percaya diri dan tenang di situasi ini," ucap Ezpeleta dalam surat terbuka tersebut.

MotoGP Coba Percaya Diri di Tengah Pandemi CoronaDorna memantau situasi pandemi corona dan kebijakan tiap negara untuk menentukan langkah di bulan Mei. (AFP PHOTO / Oli SCARFF)
Ezpeleta berkata tekad Dorna dan MotoGP tetap sama, berusaha keras menggelar jumlah seri secara maksimal.

"Sejak Dorna jadi promotor MotoGP 29 musim lalu, jelas bagi kami bahwa balapan adalah misi kami, itu yang selalu kami pegang. Bahkan dalam situasi terburuk, kami bakal tetap mempertahankan moto kami: tujuan kami adalah balapan. Kompetisi sudah menjadi darah kami dan saya tidak bisa membayangkan skenario yang bisa menghentikan ini."

MotoGP Coba Percaya Diri di Tengah Pandemi Corona
"Covid-19 benar-benar mempengaruhi dunia olahraga secara global. Pandemi ini sudah mempengaruhi awal MotoGP. Setelah perubahan yang kami umumkan, kini kami akan terus memantau perkembangan dari pandemi corona dan kebijakan pemerintah, dengan tujuan menjaga jumlah seri secara maksimal. Itulah target kami hari ini," tutur Ezpeleta.

Setelah empat seri awal dipastikan batal, MotoGP kini memantau situasi untuk seri kelima yang berlangsung di Sirkuit Jerez, 3 Mei mendatang.

MotoGP Coba Percaya Diri di Tengah Pandemi Corona

MotoGP seri Thailand, Amerika Serikat, dan Argentina sudah mendapatkan perubahan jadwal di bulan Oktober dan November sedangkan seri Qatar sejauh ini dinyatakan dibatalkan meski Dorna sempat menyebut bakal berusaha mendapatkan jadwal pengganti. (ptr/jun)