Shin Tae Yong Sumbang Rp1,8 Miliar untuk Perangi Virus Corona

CNN Indonesia | Sabtu, 04/04/2020 21:40 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, menyumbangkan dana untuk memerangi virus corona di Korea Selatan dan Indonesia. Shin Tae Yong ikut ambil bagian dalam memerangi virus corona. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, total mengeluarkan dana Rp1,8 miliar untuk memerangi wabah virus corona.

Pada Maret lalu, Tae Yong memberikan bantuan 120 juta won atau setara Rp1,5 miliar untuk memerangi Covid-19 di Korea Selatan. Setelah itu, Tae Yong mendonasikan 20 ribu dolar US$20 ribu (Rp340 juta) pada PSSI untuk Alat Pelindung Diri (APD).

Bantuan APD secara simbolis diserahkan langsung oleh Tae Yong ke Rumah Sakit PELNI pada Jumat (3/4). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Tae Yong terkait wabah virus corona di Indonesia.


Pemerintah mengumumkan sampai dengan Sabtu (4/4), pasien yang positif terinfeksi Covid-19 mencapai 2.092 orang dan 191 orang meninggal dunia.

Shin Tae Yong Sumbang Rp1,8 Miliar untuk Perangi Corona
"Kami ikut prihatin dengan situasi yang terjadi saat ini. Corona telah menyebar secara global, termasuk di Indonesia. Kita harus bersatu dan berjuang bersama," kata Shin seperti dilansir situs resmi PSSI.

Donasi ini jadi yang kedua dilakukan Tae Yong. Pelatih berusia 50 itu pertama kali memberikan bantuan dana Rp1,5 miliar untuk membantu memerangi pandemi corona di daerah Daegu-Gyeonbuk, Korsel.

Shin Tae Yong Sumbang Rp1,8 Miliar untuk Perangi Corona
Tae Yong saat ini dikabarkan sudah pulang ke kampung halaman pada Jumat. Mantan pelatih timnas Korsel itu tetap pulang ke Korsel meski sempat dilarang oleh PSSI karena situasi darurat virus corona.

Rencana kepulangan Tae Yong diungkapkan asisten pelatih, Nova Arianto ketika dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat (3/4) sore. Selain Tae Yong, empat asisten pelatih asal Korea Selatan juga ikut pulang bersama, termasuk Kim Hae Won, Lee Jae Hong dan Gong Oh Kyun.

Tae Yong memilih pulang ke Korsel karena kompetisi sepak bola di Indonesia terhenti akibat wabah Covid-19. Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 disetop sementara, begitu pula dengan jadwal pemusatan latihan Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.

[Gambas:Video CNN]



(jal/jun)