Bos UFC Rapat dengan Trump, Khabib vs Ferguson Belum Jelas

CNN Indonesia | Minggu, 05/04/2020 10:25 WIB
Duel Khabib Nurmagomedov vs Tony Ferguson belum mendapat kejelasan setelah Dana White melakukan conference call dengan Donald Trump. Dana White belum menentukan lokasi UFC 249. (AFP/Michael Ciaglo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duel Khabib Nurmagomedov vs Tony Ferguson pada UFC 249 tetap belum mendapat kejelasan setelah Presiden UFC Dana White melakukan conference call dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sejumlah pemimpin organisasi olahraga AS, termasuk White, melakukan conference call dengan Trump pada Sabtu (4/4) malam waktu setempat guna membahas kondisi dunia olahraga AS yang sedang vakum karena virus corona.

Dikutip dari MMA Weekly, tetap tidak ada kejelasan mengenai UFC 249 setelah White melakukan conference call dengan Trump. Duel yang semula dijadwalkan pada 18 April itu masih menjadi misteri.


"Meski semua pihak di MMA berpikir conference call akan menjadi titik penentu UFC 249, tapi hingga kini tidak ada jawaban yang jelas," tulis MMA Weekly.

Bos UFC Rapat dengan Trump, Khabib vs Ferguson Belum Jelas
White hingga kini belum mengumumkan lokasi UFC 249. Kondisi itu membuat Khabib memutuskan mundur dari pertarungan melawan Ferguson, meski petarung asal Rusia itu tetap menjalani latihan sebagai bentuk antisipasi.

Sejumlah pemimpin organisasi olahraga yang melakukan conference call dengan Trump selain White adalah, Komisioner NBA Adam Silver, Komisioner MLB Rob Manfred, Komisioner NFL Roger Goodell, Komisioner NHL Gary Bettman, dan CEO WWE Vince McMahon.

Trump dalam pernyataan resmi beberapa jam setelah conference call berharap seluruh ajang olahraga di AS bisa segera kembali berjalan seperti biasa.

"Saya ingin fan kembali ke arena kapanpun kita siap. Fans juga ingin kembali. Mereka ingin melihat bola basket, bisbol, NFL, dan hoki. Mereka ingin kembali melihat olahraga," ujar Trump dikutip dari MMA Junkie.

"Saya tidak bisa beritahu tanggal pasti, tapi saya pikir dalam waktu dekat. Kita tidak akan terus terpisah di sisa waktu hidup kita di dunia ini. Pada akhirnya orang-orang akan duduk berdampingan di arena seperti yang sudah kita lakukan seumur hidup," ucap Trump.

[Gambas:Video CNN] (har/har)