Rumah Mewah Michael Jordan Belum Laku Setelah 8 Tahun
CNN Indonesia
Senin, 20 Apr 2020 10:23 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Legenda bola basket NBA Michael Jordan hingga kini belum mampu menjual rumah mewah di Chicago meski harganya sudah turun hampir 50 persen dari penawaran awal.
Jordan kali pertama berusaha menjual rumah mewahnya di Chicago pada Februari 2012. Ketika itu mantan pemain Chicago Bulls dan Washington Wizards tersebut memasang harga US$29 juta atau setara Rp449 miliar.
Dikutip dari Sports Illustrated, rumah mewah dengan luas tanah lebih dari tujuh hektare itu mengalami penurunan harga dalam delapan tahun terakhir dari US$21 juta ke US$16 juta.
Enam tahun kemudian harga jual rumah mewah Jordan kembali turun ke US$14,9 juta. Angka itu bertahan hingga kini dan belum ada pihak yang tertarik membelinya.
Satu tahun setelah penawaran awal Jordan berusaha melelang rumah mewahnya pada November 2013 dengan harga awal US$13 juta. Namun, tidak ada yang tertarik mengikuti lelang tersebut.
Rumah mewah Jordan memiliki luas bangunan 5.202 meter per segi. Rumah tersebut memiliki sembilan kamar tidur, 19 kamar mandi, lapangan bola basket di dalam rumah, area berlatih golf, kolam renang, hingga gudang penyimpanan cerutu.
Jordan saat ini tercatat sebagai atlet terkaya di dunia dengan Forbes mengklaim jumlah kekayaan si nomor 23 mencapai US$2,1 miliar atau setara Rp32,5 triliun.
Kekayaan terbesar Jordan dari kepemilikan klub NBA Charlotte Hornets dan sponsorship Nike lewat produk Air Jordan. Jordan saat ini menduduki orang ke-1.001 terkaya di dunia.
[Gambas:Video CNN] (har/bac)
Jordan kali pertama berusaha menjual rumah mewahnya di Chicago pada Februari 2012. Ketika itu mantan pemain Chicago Bulls dan Washington Wizards tersebut memasang harga US$29 juta atau setara Rp449 miliar.
Lihat juga:Hansamu Yama: Saya Minder Lihat Boaz |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah mewah Michael Jordan kini dihargai US$14,9 juta. (AFP/SCOTT OLSON) |
[Gambas:Video CNN] (har/bac)
Rumah mewah Michael Jordan kini dihargai US$14,9 juta. (AFP/SCOTT OLSON)