Wajah Hancur, Ferguson Dilarang Bertanding Dua Bulan
CNN Indonesia
Selasa, 12 Mei 2020 12:16 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Petarung UFC Tony Ferguson dilarang bertarung minimal selama 60 hari alias dua bulan karena cedera yang dialami saat takluk dari Justin Gaethje di UFC 249, akhir pekan lalu.
Ferguson kalah TKO di ronde kelima dari Gaethje. Bukan hanya menelan kekalahan, wajah petarung berjuluk El Cucuy itu juga hancur.
Wajah Ferguson terluka dan mengalami pendarahan hebat. Petarung asal Amerika Serikat itu pun harus dilarikan ke rumah sakit usai pertarungan.
Ferguson mengalami robek pada bagian bawah kantong mata kanan dan pelipis kiri. Ia juga dikabarkan mengalami retak tulang pipi.
Dilansir MMAJunkie, Komisi Tinju Negara Bagian Florida yang mengawasi seluruh pertarungan UFC 249 kemudian memutuskan Ferguson untuk sementara dilarang tampil di octagon. Larangan itu berlaku minimal 60 hari atau sekitar dua bulan.
Larangan bertanding untuk Ferguson ini bisa berlangsung lebih lama. Hal ini akan bergantung pada tes kesehatan berikutnya dan pemulihan cedera di bagian wajah Ferguson.
Sementara itu, Gaethje dinyatakan dalam kondisi yang baik dan tidak mengalami cedera apapun di bagian wajah. Pernyataan itu membuat Gaethje bisa kembali bertarung dalam waktu dekat.
Gaethje sendiri diproyeksikan untuk menghadapi petarung asal Rusia, Khabib Nurmagomedov. Duel kedua petarung ini akan digelar pada bulan September 2020. (jal/ptr)
[Gambas:Video CNN]
Ferguson kalah TKO di ronde kelima dari Gaethje. Bukan hanya menelan kekalahan, wajah petarung berjuluk El Cucuy itu juga hancur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Justin Gaethje membuat Tony Ferguson babak belur di UFC 249. (AP Photo/John Raoux) |
Lihat juga:Mike Tyson: Saya Kembali ke Ring Tinju |
[Gambas:Video CNN]
Justin Gaethje membuat Tony Ferguson babak belur di UFC 249. (AP Photo/John Raoux)