Jelang MotoGP 2020: Yamaha Gagal Gelar Tes Rahasia

CNN Indonesia | Minggu, 17/05/2020 14:47 WIB
Monster Energy Yamaha's Italian rider Valentino Rossi steers through a corner during the second day of the pre-season MotoGP winter test at the Sepang International Circuit in Sepang on February 8, 2020. (Photo by Mohd RASFAN / AFP) Valentino Rossi. (Mohd RASFAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Yamaha gagal menggelar tes rahasia jelang MotoGP 2020 yang semula dijadwalkan berlangsung pekan depan di Sirkuit Red Bull Ring, Austria.

Yamaha berusaha memboyong empat pebalap: Valentino Rossi, Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Franco Morbidelli untuk menjalani tes di Red Bull Ring. Tes rahasia itu diatur Mandy Kainz selaku Direktur Tim Yamaha Austria.

Dikutip dari Marca, usaha Yamaha untuk menggelar tes rahasia di Red Bull Ring gagal setelah Kainz gagal mendapat izin dari pemerintah setempat. Kainz mengatakan keempat pebalap Yamaha tidak mendapat izin masuk ke Austria.


"Kami sudah mempersiapkan semua. Valentino Rossi akan datang bersama pebalap lainnya [Morbidelli], tapi mereka tidak diizinkan masuk," ucap Kainz dikutip dari Marca.

"Saya menulis surat elektronik kepada wakil kanselir dan menteri olahraga, Werner Kogler, tapi sayangnya tidak ada respons. Mereka bisa menghapus larangan dalam waktu dekat. Kami berharap bisa melakukannya di kemudian hari," ujar Kainz.

Pekan lalu sejumlah pebalap MotoGP yang tinggal di Italia dan Andorra, sudah bisa menjalani latihan setelah pemerintah setempat melonggarkan peraturan lockdown. Rossi dan Morbidelli tinggal di Italia, sementara Vinales dan Quartararo tinggal di Andorra.

[Gambas:Video CNN]
MotoGP 2020 terus mendapat angin segar dan dikabarkan bisa dimulai pada Juli 2020. CEO Dorna Sports selaku pengelola MotoGP, Carmelo Ezpeleta, menargetkan dua balapan beruntun pada 19 dan 26 Juli di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Pandemi virus corona membuat sejumlah balapan MotoGP 2020 ditunda dan dibatalkan. Empat seri yang sudah pasti dibatalkan adalah MotoGP Qatar, Jerman, Belanda, Finlandia. (har/nva)