Momen Lucu Tontowi/Liliyana Raih Emas Olimpiade 2016

CNN Indonesia | Senin, 18/05/2020 11:25 WIB
Gold medalists Indonesia's Tontowi Ahmad (L) and Indonesia's Liliyana Natsir hold their medals on the podium following the mixed doubles Gold Medal badminton match at the Riocentro stadium in Rio de Janeiro on August 17, 2016, at the Rio 2016 Olympic Games. (Photo by GOH Chai Hin / AFP) Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil meraih emas Olimpiade 2016. (GOH Chai Hin / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Puncak prestasi Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir adalah emas Olimpiade 2016. Ada momen lucu sebelum Tontowi/Liliyana merebut emas dan membuat Indonesia Raya berkumandang di Rio de Janeiro.

Tontowi/Liliyana lolos ke final Olimpiade dengan mengalahkan rival terkuat, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Kemenangan itu membuat langkah Tontowi/Liliyana untuk merebut medali emas Olimpiade terbuka lebar.

Keyakinan Tontowi/Liliyana bisa juara ditambah fakta mereka bakal menghadapi Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, lawan yang lebih sering mereka kalahkan dalam pertemuan sebelumnya.


Namun tajuk final Olimpiade tetap membuat Tontowi dan Liliyana merasa tekanan berat. Tekanan itu sudah terasa sejak laga semifinal usai. Tontowi tak bisa tidur nyenyak setelah menang lawan Zhang/Zhao, padahal ia merasa lelah.

"Beruntung ada jeda satu hari karena setelah semifinal saya tak bisa tidur. Andai laga final langsung digelar keesokan hari, belum tentu saya bisa bermain bagus," ucap Tontowi kepada CNNIndonesia.com pada 2019.

Ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir (kanan) dan Tontowi Ahmad berusaha mengembalikan kok ke ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal dan Gloria Emanuelle Widjaja saat pertandingan babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Owi/Butet berhasil masuk ke perempat final setelah menang dengan skor 21-16 dan 21-12. CNNIndonesia/Safir MakkiTontowi Ahmad/Liliyana Natsir berpasangan sejak 2010.(CNN Indonesia/Safir Makki)
Ketegangan Tontowi akhirnya menimbulkan momen lucu dalam perjalanan Tontowi dan Liliyana menuju arena pertandingan.

"Jelang laga final saya merasakan perasaan gugup. Hal itu mendorong saya untuk mengeluarkan kata-kata yang seolah tak saya sadari. Dalam perjalanan menuju arena, setiap 50 meter saya berkata, 'Ci ayo Ci, bisa Ci, semangat Ci'. Begitu terus. Berulang-ulang. Mungkin Ci Butet sampai keheranan melihat saya," tutur Tontowi.

Dengan ketegangan yang berangsur-angsur hilang, Tontowi/Liliyana akhirnya memenangkan laga dengan skor 21-14 dan 21-12. Momen lucu kembali terjadi dalam persiapan pengalungan medali.

"Dalam persiapan pengalungan medali saya berkata pada Ci Butet, 'Ci, kok bisa tenang begitu?' Ci Butet lalu menjawab, 'Apaan! Gua juga sudah mau terkencing-kencing ini. Kalau gua grogi nanti elu kebawa'. Itu salah satu pengalaman yang lucu menurut saya," kata Tontowi.

GIF Banner Promo Testimoni

Duet Tontowi/Liliyana akhirnya berpisah di awal 2019 setelah Liliyana Natsir memutuskan pensiun usai Indonesia Masters. Tontowi kemudian mengumumkan gantung raket hari ini, Senin (18/5). (ptr/har)

[Gambas:Video CNN]