Komite khusus itu dibentuk usai tewasnya George Floyd secara mengenaskan oleh petugas kepolisian pada 25 Mei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Presiden NBCA Rick Carlisle dan Direktur Eksekutif David Fogel, pada Selasa (2/6), pihaknya membahas bagaimana komite ini bisa mengambil tindakan di seluruh kegiatan liga.
Selain mengumumkan pembentukan komite khusus, NBCA juga merilis pernyataan keras pada Senin (1/6) menanggapi kematian George Floyd.
Asosiasi pelatih merasa memiliki tanggung jawab untuk berdiri dan berbicara bagi mereka yang tidak merasa aman.
"Sebagai pelatih NBA, pelatih kepala dan asisten, kami memimpin tim putra, yang kebanyakan adalah Afrika-Amerika, dan kami melihat, mendengar serta berbagi perasaan frustrasi, tidak berdaya, dan marah," demikian pernyataan NBCA.
NBCA menyebut orang-orang Afrika-Amerika kerap menjadi sasaran dan korban. Pembunuhan terhadap George Floyd dengan cara yang sadis pada siang hari dianggap memunculkan trauma.
"Kami berkomitmen untuk bekerja di kota-kota NBA, dengan pemimpin lokal, pejabat, dan lembaga penegak hukum untuk menciptakan perubahan positif di komunitas kami," kata NBCA.
