Munchen Bakal Gelar Protes Kematian Floyd di Laga Resmi

CNN Indonesia | Kamis, 04/06/2020 15:59 WIB
(L-R) Bayern Munich's German midfielder Serge Gnabry, Bayern Munich's French defender Benjamin Pavard and Bayern Munich's Polish forward Robert Lewandowski celebrate the 1-0 during the German first division Bundesliga football match FC Bayern Munich v Fortuna Duesseldorf on May 30, 2020 in Munich, southern Germany. (Photo by Christof STACHE / various sources / AFP) / DFL REGULATIONS PROHIBIT ANY USE OF PHOTOGRAPHS AS IMAGE SEQUENCES AND/OR QUASI-VIDEO Munchen bakal gelar protes kematian George Floyd. (AFP/CHRISTOF STACHE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Klub raksasa Bundesliga Bayern Munchen diklaim bakal melakukan protes terkait kematian George Floyd oleh petugas kepolisian Minneapolis, Amerika Serikat, pada laga resmi melawan Bayern Leverkusen, akhir pekan ini.

Munchen dijadwalkan melakoni pekan ke-30 Liga Jerman musim ini dengan menghadapi Leverkusen dalam laga tandang di BayArena, Sabtu (6/6).

Dikutip dari Sportskeeda, pemain serbabisa Munchen Joshua Kimmich mengungkapkan timnya sudah membahas kemungkinan menggelar aksi protes bersama ketika melawan Leverkusen.


"Sebagai pesepakbola, Anda memiliki kekuatan besar di dunia ini. Pendapat saya, kita harus merasakan tanggung jawab ini dan mengatakan sesuatu seperti yang dilakukan [Jadon] Sancho," kata Kimmich dikutip dari Sportskeeda.

"Sangat bagus itu bukan hanya satu pemain. Mungkin itu juga merupakan pilihan untuk mengatakan sesuatu sebagai sebuah tim. Kami adalah satu dunia, satu klub, satu tim sepak bola. Tidak peduli jika Anda hitam atau putih," ucap Kimmich menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya Jadon Sancho melakukan protes atas kematian Floyd dengan membuka kaus saat berselebrasi usai membobol gawang Paderborn. Dalam kaus tersebut bertuliskan 'Keadilan untuk George Floyd' dalam bahasa Inggris.

Sancho sempat disebut bakap dapat hukuman dari Liga Jerman. Namun FIFA meminta anggotanya tidak menghukum pemain yang menyuarakan protes terkait kematian Floyd.

GIF Banner Promo Testimoni
Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan, protes dari para pemain Bundesliga akan dapat tepuk tangan dan bukan hukuman. Ia juga meminta kepada federasi sepak bola menggunakan akal sehat dan mempertimbangkan konteks seputar peristiwa yang terjadi.

"Kami sebagai pesepakbola, seperti Sancho, memiliki banyak kekuatan untuk menjangkau orang lain, menjadi panutan, dan mengatakan sesuatu," tutur Kimmich.

Munchen sendiri perlu waspada jelang melawan Leverkusen jika tidak ingin kehilangan peluang juara di musim ini.

Di putaran pertama Bundesliga 2019/2020 Munchen kalah 1-2 dari Leverkusen di Allianz Arena. Leverkusen juga sedang dalam kepercayaan diri yang baik usai menang 1-0 atas Freiburg di laga sebelumnya. (sry/nva)