Nunes yang saat ini berstatus sebagai juara bertahan kelas bantam dan bulu UFC untuk kali pertama bakal berjuang mempertahankan gelar kelas bulu. Nunes mendapat gelar juara di kelas bulu usai menaklukkan Cris Cyborg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Namun persiapan dan teknik yang cukup saja dianggap Linda belum cukup untuk bisa memenangkan pertarungan. Ada keberuntungan yang mesti dimiliki untuk bisa menang di atas octagon.
"Tidak [Spencer Kalah KO/TKO di ronde pertama]. Saya berharap pertarungan bakal berlangsung lebih lama karena kedua petarung sama-sama kuat. Felicia Spencer tentu sudah mempelajari kekalahan [petarung-petarung lain] lawan Nunes."
"Bakal ada jual beli pukulan, untuk bisa menang atas Nunes, Spencer harus main MMA versi wrestling [judo], kalau tidak bisa menang kuncian, dia bisa menang dari poin karena di UFC penilaiannya lebih ke ground bukan ke striking [pukulan]," ucapnya.
Sementara itu petarung putri MMA Indonesia lainnya, Inandya Citra, menilai di kelas bulu persaingan antar petarung belum banyak. Tapi, Nunes disebut masih unggul dibanding petarung lain meskipun sebelumnya ia merupakan petarung yang lebih aktif di kelas bantam.
"Sebagai sesama petarung, kalau di atas ring yang krusial bukan di teknik, tapi siapa yang paling siap dan beruntung," sebut Citra.
Di mata Citra, Nunes memiliki kelebihan dari sisi fisik yang bagus serta kekuatan dalam setiap pukulan. Kelebihan itu yang harus menjadi antisipasi terbesar buat semua lawan-lawannya, termasuk Spencer.
"Saya pegang Nunes menang. Tapi akan banyak terjadi baku hantam. Soalnya kalau petarung naik kelas, lawan akan lebih tahan dengan pukulan, artinya pertarungan akan lebih lama dari yang dimainkan Nunes sebelumnya," ucap Citra. (ttf/ptr)
